Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Pulau Sumatera Melalui Pendekatan Geographically weigthed regression
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator yang mencerminkan adanya
perkembangan dan peningkatan dalam pembangunan ekonomi di suatu negara atau
wilayah. Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, implementasi
desentralisasi fiskal hadir sebagai sebuah alternatif kebijakan. Konsep ini
memberikan otonomi kepada pemerintah daerah untuk mengelola keuangannya
sendiri, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi
daerah di Pulau. Desentralisasi fiskal dalam penelitian ini diukur melalui tiga
variabel utama, yaitu pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan (DP), dan
belanja modal (BM) sebagai variabel independen dan PDRB sebagai variabel
dependen. Pulau Sumatera dipilih sebagai objek penelitian karena meskipun
merupakan kontributor terbesar kedua terhadap perekonomian nasional, tingkat
pertumbuhan ekonominya masih relatif rendah dibandingkan wilayah lain di
Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan metode Geographically Weighted
Regression (GWR) dengan menggunakan software GWR4. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa variabel PAD, DP dan BM berpengaruh signifikan terhadap
pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Pulau Sumatera.
Description
Reupload file repositori 30 januari 2026_Kurnadi/Mita
