Analisis Hasil Klasifikasi Pergerakan Harga Emas Menggunakan Naïve Bayes Berbasis Tick Volume-Based Bars
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik distribusi data
harga emas yang dibentuk menggunakan Tick Volume-Based Bars, mengkaji
pengaruhnya terhadap pembentukan fitur indikator teknikal dan distribusi kelas,
serta mengevaluasi kinerja algoritma Naïve Bayes dalam mengklasifikasikan
pergerakan harga emas. Data yang digunakan berupa data historis XAUUSD
timeframe H1 periode 2024–2026 yang diperoleh dari broker EXNESS. Proses
penelitian diawali dengan transformasi data time-based bars menjadi Tick VolumeBased Bars, dilanjutkan dengan perhitungan indikator teknikal Relative Strength
Index (RSI), Stochastic Oscillator, Moving Average Convergence Divergence
(MACD), dan Average True Range (ATR). Pelabelan data dilakukan menggunakan
Triple Barrier Labeling sehingga menghasilkan tiga kelas, yaitu naik, turun, dan
netral. Selanjutnya dilakukan proses klasifikasi menggunakan algoritma
Categorical Naïve Bayes serta evaluasi model menggunakan accuracy, precision,
recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi data
menghasilkan 8.200 Tick Volume-Based Bars dari 11.798 candle H1. Nilai
Coefficient of Variation (CV) sebesar 34,83 lebih rendah dibandingkan Time-Based
Bars sebesar 43,49, yang menunjukkan distribusi data lebih stabil. Proses labeling
menghasilkan distribusi kelas yang relatif seimbang. Namun, kombinasi fitur RSI,
Stochastic Oscillator, dan MACD Histogram masih menghasilkan lebih dari satu
kelas label sehingga kemampuan diskriminatif fitur menjadi terbatas. Model Naïve
Bayes menghasilkan accuracy sebesar 35,48%, precision 32,22%, recall 35,48%,
dan F1-score 29,94%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa meskipun Tick VolumeBased Bars menghasilkan distribusi data yang lebih stabil, fitur yang digunakan
belum mampu membedakan arah pergerakan harga emas secara optimal.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 2 Juli 2026
