Intervensi Dukungan Keluarga (PMO) Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kunir
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
bakteri mycobacterium tuberculosis yakni Basil Tahan Asam (BTA) berbentuk
batang, bersifat aerob, dan berkembang biak lambat. Salah satu gejala paling umum
dan awal dari Tuberkulosis Paru adalah batuk berkepanjangan selama 2 – 3 minggu
disertai sekret. Salah satu Intervensi yang digunakan untuk meningkatkan
kepatuhan pengobatan adalah dukungan kepatuhan program pengobatan dengan
edukasi keluarga. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menemukan dukungan
keluarga dan kepatuhan pengobatan untuk pasien tuberkulosis paru di Wilayah
Kerja UPT Puskesmas Kunir.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan satu partisipan, yaitu
anggota keluarga binaan Puskesmas Kunir yang didiagnosis Tuberkulosis Paru,
memiliki riwayat tidak minum obat secara teratur, belum memiliki Pengawas
Menelan Obat (PMO), dan telah menandatangani informed consent. Penelitian ini
dilakukan pada tanggal 14 – 20 Juli 2025. Intervensi dukungan kepatuhan program
pengobatan dilakukan dengan pengawasan PMO dan edukasi keluarga yang
dilakukan selama 3 kali dalam 1 minggu.
Hasil implementasi tingkat kepatuhan menunjukkan peningkatan setelah
mendapat pendampingan PMO selama tujuh hari. Tingkat kepatuhan awal dari 30%
dan meningkat menjadi 90% pada hari ketujuh. Selain itu, partisipan mampu
mengikuti program pengobatan dengan baik.
Pengawas Menelan Obat (PMO) dan edukasi keluarga efektif dalam
meningkatkan kepatuhan partisipan terhadap pengobatan. Dengan bukti
peningkatan kepatuhan pengobatan, partisipan diharapkan semakin yakin akan
manfaat edukasi keluarga yang diberikan dan termotivasi untuk terus menerapkan
pengetahuan yang diperoleh hingga pengobatan selesai. Penelitian lanjutan
disarankan melibatkan partisipan dengan jumlah yang lebih besar dan karakteristik
yang beragam. evaluasi efek samping dan peran keluarga juga perlu
dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas intervensi.
Description
upload by Teddy_19/01/2026
