Analisis Sentimen Terhadap Kasus Peretasan Pusat Data Nasional Menggunakan Naïve Bayes Dan POS Tagging Dengan Metode Hidden Markov Model Viterbi
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Kasus peretasan Pusat Data Nasional telah menjadi isu yang mendapat
perhatian luas dari masyarakat dan memunculkan berbagai reaksi sentimen di
media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memperoleh hasil
implementasi dari POS Tagging menggunakan Hidden Markov Model dengan
algoritma Viterbi pada Naïve Bayes Classifier dalam analisis sentimen terhadap
kasus tersebut. Masalah yang diteliti adalah bagaimana implementasi POS Tagging
menggunakan Hidden Markov Model dengan algoritma Viterbi pada Naïve Bayes
Classifier dapat diterapkan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen.
Metodologi penelitian menggunakan Naïve Bayes Classifier sebagai algoritma
klasifikasi utama dengan penambahan fitur POS Tagging yang diimplementasikan
melalui Hidden Markov Model dengan algoritma Viterbi. Penelitian ini melakukan
perbandingan evaluasi kinerja model antara implementasi tanpa penambahan fitur
POS Tagging dengan model yang mengintegrasikan fitur POS Tagging
menggunakan empat metrik evaluasi utama yaitu accuracy, precision, recall, dan
F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fitur POS Tagging
tidak memberikan peningkatan kinerja yang diharapkan. Metrik accuracy
mengalami penurunan dari 94% menjadi 92%, nilai precission turun dari 93%
menjadi 88%, sementara nilai recall tetap konsisten di 87% pada kedua model.
Adapun nilai F1-score mengalami penurunan dari 90% menjadi 87%. Penurunan
kinerja pada sebagian besar metrik evaluasi ini mengindikasikan bahwa
penambahan fitur POS Tagging dalam konteks penelitian ini tidak memberikan
kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja model klasifikasi. Penelitian ini
menyarankan perlunya kajian ulang terhadap model yang menambahkan fitur POS
Tagging pada klasifikasi Multinomial Naïve Bayes Classifier.
Description
Repo Rudy K 2 April 2026
