Perbandingan Karakteristik Selulosa pada Ekstraksi Sabut Kelapa Menggunakan Variasi Alkalisasi dan Hidrolisis Asam

dc.contributor.authorIgnasius Setiawan Erwanto Putra
dc.date.accessioned2026-08-27T07:48:42Z
dc.date.issued2026-07-18
dc.descriptionFinalisasi 27 Agustus 2026_Yudi
dc.description.abstractSabut kelapa merupakan limbah biomassa lignoselulosa yang memiliki kandungan selulosa cukup tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber selulosa untuk berbagai aplikasi industri. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik selulosa hasil ekstraksi sabut kelapa menggunakan kombinasi perlakuan alkalisasi NaOH dan hidrolisis asam H₂SO₄, serta menentukan variasi perlakuan yang menghasilkan karakteristik selulosa terbaik. Proses ekstraksi diawali dengan alkalisasi menggunakan larutan NaOH 5% dan 10%, dilanjutkan bleaching menggunakan H₂O₂ 40%, kemudian hidrolisis asam menggunakan H₂SO₄ 5% dan 10%. Selulosa hasil ekstraksi dikarakterisasi menggunakan metode Chesson-Datta, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan X-Ray Diffraction (XRD).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kimia mampu meningkatkan kemurnian selulosa dibandingkan sampel RAW. Analisis Chesson menunjukkan kadar selulosa tertinggi diperoleh pada variasi alkalisasi 5%, bleaching 40%, dan hidrolisis asam 10% dengan nilai sebesar 52,7%, sedangkan sampel RAW hanya sebesar 37,8%. Hasil FTIR menunjukkan penurunan intensitas puncak karakteristik lignin dan hemiselulosa pada bilangan gelombang 1722 cm⁻¹ dan 1579 cm⁻¹, serta dominasi puncak karakteristik selulosa pada 3337 cm⁻¹ dan 1028 cm⁻¹. Pengamatan SEM memperlihatkan permukaan serat yang lebih bersih dan diameter serat yang menurun dari 18,5 µm pada sampel RAW menjadi 8 µm pada variasi terbaik. Analisis XRD menunjukkan peningkatan indeks kristalinitas dari 38% pada sampel RAW menjadi 53% pada variasi alkalisasi 5%, bleaching 40%, dan hidrolisis asam 10%.Berdasarkan hasil karakterisasi yang telah dilakukan, kombinasi perlakuan alkalisasi NaOH 5%, bleaching H₂O₂ 40%, dan hidrolisis asam H₂SO₄ 10% menghasilkan selulosa dengan kemurnian dan karakteristik terbaik dibandingkan variasi lainnya. Perlakuan tersebut efektif dalam mengurangi kandungan lignin dan hemiselulosa serta meningkatkan kristalinitas selulosa dari sabut kelapa.
dc.description.sponsorshipIr.Rahma Rei Sakura S.T., M.T.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14504
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectsabut kelapa
dc.subjectselulosa
dc.subjectalkalisasi
dc.subjecthidrolisis asam
dc.subjectmetode Chesson-Datta
dc.subjectFTIR
dc.subjectSEM
dc.subjectXRD.
dc.titlePerbandingan Karakteristik Selulosa pada Ekstraksi Sabut Kelapa Menggunakan Variasi Alkalisasi dan Hidrolisis Asam
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101080 - IGNASIUS SETIAWAN ERWANTO PUTRA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
551.69 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101080 - IGNASIUS SETIAWAN ERWANTO PUTRA - BAB 1.pdf
Size:
409.21 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101080 - IGNASIUS SETIAWAN ERWANTO PUTRA - BAB 2.pdf
Size:
621.32 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101080 - IGNASIUS SETIAWAN ERWANTO PUTRA - BAB 3.pdf
Size:
460.63 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101080 - IGNASIUS SETIAWAN ERWANTO PUTRA - BAB 4.pdf
Size:
825.61 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: