Pengaruh Green Finance dan Risiko Terhadap Kinerja Keuangan : Studi pada Perusahaan Perbankan Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Perbankan merupakan lembaga keuangan yang menghimpun dana dari
masyarakat untuk disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit.
Sedangkan Green Banking adalah cara menjalankan bisnis perbankan dengan
mempertimbangkan aspek sosial dan dampak lingkungan dari kegiatan yang
dilakukan. Terdapat beberapa cara yang dilakukan bank dalam mengadopsi
konsep green banking seperti penggunaan online banking, internet banking, green
checking account, green loan, dan mobile banking. Penerapan konsep green
banking secara langsung dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas perbankan.
Profitabilitas merupakan komponen yang penting untuk mengukur tingkat
efektivitas perusahaan dalam memperoleh laba. Berdasarkan fenomena yang ada
perbankan memiliki pola profitabilitas yang fluktuatif, hal ini tentunya disebabkan
oleh faktor internal perusahaan. Salah satu cara memaksimalkan tingkat
profitabilitas perusahaan yaitu dengan menetapkan strategi sumber daya internal
yang tepat dan optimal, diantaranya meliputi faktor tanggung jawab lingkungan
yang diproksikan menggunakan rasio GBDI (Green Banking Disclosure Index),
faktor risiko yang diproksikan dengan BOPO (Biaya Oprasional Pendapatan
Operasional), LDR (Loan to Deposit Ratio), dan NPL (Non Performing Loan).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Green
Banking dan faktor risiko yang diproksikan menggunakan rasio BOPO, LDR, dan
NPL. Hasil dari penelitian ini akan ditujukan kepada perbankan sebagai bahan
dalam menentukan strategi kebijakan implementasi sumber daya internal, pihak
investor sebagai acuan dalam menentukan strategi investasi terhadap lembaga
perbankan berdasarkan tingkat kesehatan sumber daya internalnya, serta pihak
peneliti selanjutnya sebagai bahan referensi dalam menentukan kebaharuan
variabel dan metode dalam penelitian.
Penelitian ini mengaplikasikan metode analisis regresi berganda dengan
model data panel atau polling data. Penelitian ini juga menggunakan perangkat
lunak Eviews 12 untuk mengolah data atau mengevaluasi hubungan antara
variabel independen terhadap variabel dependen. Sampel yang digunakan dalampenelitian ini adalah perusahan perbankan yang terdaftar di BEI periode tahun
2017 – 2022 yang telah terpilih sesuai kriteria yang ditentukan.
Sebagai hasilnya ditemukan bahwa variabel green bnking dan BOPO
berpengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif terhadap ROA. Sedangkan
variabel LDR berpengaruh signifikan dengan arah hubungan positif terhadap
ROA, serta NPL berpengaruh tidak signifikan namun memiliki arah hubungan
negatif terhadap ROA. Secara garis besar, terdapat dua variabel yang
menunjukkan hasil yang tidak sesuai dengan Stakeholder Theory, yaitu meliputi
risiko kredit yang diproksikan dengan rasio NPL dan tanggung jawab risiko
lingkungan yang diproksikan dengan GBDI. Kedua aspek ini menunjukkan
kekurangan dalam strategi perbankan dalam mengoptimalkan kinerja keuangan
mereka. Oleh karena itu, perbankan harus lebih memperhatikan dan mengelola
dengan baik risiko – risiko tersebut agar dapat meningkatkan profitabilitas dan
keberlanjutan mereka secara keseluruhan.
Description
Reupload file repository 13 Februari 2026_Arif/Halima
