Keanekaragaman Nematoda sebagai Bioindikator Kesehatan Tanah pada Lahan Tanaman Pisang (Musa sp.) di Lumajang dan Pemanfaatannya Sebagai Leaflet

dc.contributor.authorAdinda Noveril Ramadhanti
dc.date.accessioned2026-02-18T02:19:54Z
dc.date.issued2025-06-24
dc.descriptionReaploud Repository February_agus
dc.description.abstractTanah yang sehat menyediakan air, oksigen, dan nutrisi penting bagi tanaman, serta menjadi penopang perakaran yang kokoh dan mampu mempertahankan keanekaragaman organisme tanah yang berperan dalam pengendalian hama, daur ulang unsur hara, serta perbaikan struktur tanah sehingga meningkatkan retensi air dan ketersediaan nutrisi. Penilaian kesehatan tanah dapat dilakukan melalui indikator fisik, kimia, dan biologi tanah, di mana indikator biologi sangat penting karena organisme tanah berpengaruh pada pembentukan tanah, kesuburan, dan pertumbuhan tanaman. Nematoda merupakan salah satu mikroorganisme tanah yang efektif sebagai bioindikator kesehatan tanah karena populasinya melimpah, keragaman trofik tinggi, adaptasi hidup fleksibel, dan respons yang cepat. Pada tanaman pisang (Musa sp.) di Kabupaten Lumajang, serangan nematoda dapat merusak sistem perakaran, mengganggu penyerapan air dan hara, serta menurunkan produktivitas sehingga eksplorasi jenis nematoda sangat diperlukan. Informasi mengenai keanekaragaman nematoda sebagai indikator kualitas tanah perlu disebarluaskan melalui leaflet yang praktis, efektif, dan mudah dipahami. Penelitian ini dilaksanakan di lahan tanaman pisang yang ada di desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.. Sampel tanah diambil dari menentukan 1 petak menggunakan teknik pengambilan sampel yakni Systematic Sampling dengan pola diagonal. Dalam satu petak ditetapkan satu titik sebagai pusat kemudian menentukan titik-titik sekelilingnya. Jumlah titik dibuat sebanyak 9 titik (1 titik pusat + 8 titik sekeliling). Sampel tanah diekstrak menggunakan metode Whitehead-tray Pengukuran faktor abiotik dilakukan dengan alat soil tester untuk mengukur pH dan kelembaban tanah. Analisis kesehatan tanah dilakukan menggunakan beberapa indeks yaitu indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks dominasi Simpson (C) dan indeks komunitas nematoda yang meliputi Maturity Index (MI), Plant Parasitic Index (PPI), dan Rasio PPI/MI.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P., Dosen Pembimbing Anggota : Dra. Pujiastuti, M. Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3390
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectNematoda
dc.subjectBioindikator
dc.subjectKesehatan Tanah
dc.subjectLahan Tanaman
dc.subjectPisang
dc.titleKeanekaragaman Nematoda sebagai Bioindikator Kesehatan Tanah pada Lahan Tanaman Pisang (Musa sp.) di Lumajang dan Pemanfaatannya Sebagai Leaflet
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ADINDA NOVERIL RAMADHANTI - 210210103084.pdf
Size:
2 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: