Analisis Proyeksi Kebutuhan Energi Listrik Jangka Panjang dengan Metode DKL 3.2 dan BaU

dc.contributor.authorAntonia Dwi Saputra
dc.date.accessioned2026-02-10T03:41:56Z
dc.date.issued2024-05-13
dc.descriptionReupload Repository 10 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
dc.description.abstractMeningkatnya pertumbuhan penduduk selaras dengan pertumbuhan kebutuhan energi listrik, salah satunya terjadi di Kabupaten Jember. Sehingga kebutuhan akan energi listrik akan terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi 5 tahun kedepan terkait kebutuhan energi listrik dan mengetahui rata-rata jumlah pelanggan, energi terjual, dan daya yang tersambung untuk tahun 2023 - 2028. Penelitian ini menggunakan 2 metode perencanaan yaitu DKL 3.2 yang merupakan suatu model pemroyeksian yang disusun oleh dinas kebutuhan listrik dengan menggabungkan beberapa metode seperti ekonometri, kecenderungan dan analitis dengan pendekatan sektroal dan metode BaU (Business As Usual) merupakan metode dimana kecenderungan pola pemakaian energi listrik masih sama di tahun dasar. Hasil dari penelitian ini kebutuhan listrik yang diproyeksikan menggunakan metode DKL 3.2 memprediksikan pada tahun 2028 jumlah permintaan listrik pada sektor rumah tangga sebesar 1.551.813.291 Kwh dengan jumlah pelanggan sebanyak 1.237.260 pelanggan dan daya tersambung sebesar 908.147.369 Mva. Dengan pertumbuhan rata – rata tiap tahunnya 9,20% untuk konsumsi energi, 4,27% untuk pelanggan, 1,41% untuk daya tersambung. Untuk sektor komersil pada tahun 2028 jumlah permintaan listriknya sebesar 278.141.395 Kwh dengan jumlah pelanggan sebanyak 41.944 pelanggan dan daya tersambung 178.741.459 Mva. Dengan pertumbuhan rata – rata tiap tahunnya 6,13% untuk konsumsi energi, 1,41% untuk pelanggan, 1,41% untuk daya tersambung. Sedangkan saat menggunakan metode BaU jumlah permintaan listrik pada tahun 2028 sektor rumah tangga sebesar 1.279.145.213 Kwh dengan jumlah pelanggan 1.238.119 pelanggan dan daya tersambung 1.005.606.280 Mva. Dengan rata – rata pertumbuhan tiap tahunnya 4,89% untuk konsumsi energi, 4,29% untuk pelanggan dan 6,51% untuk daya tersambung. Untuk sektor komersil pada tahun 2028 jumlah permintaan listriknya 278.201.867 Kwh dengan jumlah pelanggan sebanyak 41.953 pelanggan dan daya tersambung sebanyak 227.348.624 Mva. Dengan rata – rata pertumbuhan tiap tahunnya 6,84% untuk konsumsi energi, 1,62% untuk pelanggan dan 12% untuk daya tersambung. Sehingga penelitian ini dapat memproyeksikan jumlah kebutuhan energi listrik pada Kabupaten Jember.
dc.description.sponsorshipDPU : Dr. Ir. Widjonarko, S.T., M.T. DPA : Immawan Wicaksono, S.T., M.T.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2563
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectEnergi Listrik
dc.subjectMetode DKL 3.2
dc.subjectLEAP
dc.subjectMetode BaU
dc.subjectProyeksi kebutuhan
dc.titleAnalisis Proyeksi Kebutuhan Energi Listrik Jangka Panjang dengan Metode DKL 3.2 dan BaU
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ANTONIA DWI SAPUTRA - 201910201089.pdf
Size:
1.26 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: