Pengaruh Aplikasi Ekstrak Tapak Liman (Elephanthopus scaber L.) Terhadap Respon Senyawa Ketahanan Tanaman Padi Yang Terinfeksi Patogen Hawar Daun Bakteri (Xanthomonas Oryzae PV. Oryzae)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penyakit hawar daun bakteri termasuk salah satu penyakit utama tanaman padi yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). Menjadi salah satu permasalahan utama dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi. Oleh karena itu diperlukan metode alternatif dalam mengendalikan pathogen hawar daun bakteri salah satunya melalui pemanfaatan bahan tanaman sebagai pestisida nabati seperti penggunaan ekstrak tapak liman yang diketahui aman dan ramah lingkungan. Penginduksi ketahanan tanaman merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit hawar daun bakteri.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2020 sampai bulan Juli di Center or Development of Advanced Science and Technoloogy (CDAST) Universtas Jember. Metode penelitian ini mennggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor, masing-masing faktor dilakukan pengulangan 3 kali. Analisis data mengunakan Sidik Ragam (ANOVA) satu arah dengan taraf 5% dan uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test pada taraf 95%. Hasil menunjukkan penelitian semakin tinggi dosis aplikasi bukan merupakan hasil yang terbaik dalam meningkatkan senyawa ketahanan tanaman padi, sedangkan semakin pendek interval aplikasi merupakan hasil yang terbaik. Perlakuan aplikasi waktu satu kali dan dua kali aplikasi dengan dosis masing-masing 1mg/ml, 5mg/ml, dan 10mg/ml didapatkan perlakuan dua kali aplikasi 5mg/ml ekstrak tapak liman memberikan pengaruh yang berbeda nyata dalam menginduksi enzim dan gen ketahanan tanaman.
Description
Reupload Repositori File 12 Maret 2026_Kholif Basri
