Analisis Kepuasan Konsumen dan Rancangan Strategi Perbaikan Kualitas Edamame Crispy dengan Metode QFD (Studi Kasus Kampung Edamame binaan PT. Gading Mas Indonesia Teguh)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Industri makanan dan minuman mengalami pertumbuhan 5,33% pada
kuartal I/2023. Kabupaten Jember memiliki potensi besar dalam pengembangan
produk olahan edamame, dengan Kampung Edamame sebagai salah satu produsen
utamanya. Kampung Edamame, binaan PT. Gading Mas Indonesia Teguh,
memproduksi berbagai produk edamame termasuk edamame crispy merek
"Enak'e" sejak 2019. Meski memiliki keunggulan produk alami tanpa pengawet,
Kampung Edamame menghadapi persaingan ketat dari merek lain seperti C'Mame
dan WND. Agar tetap kompetitif, mereka perlu menerapkan pendekatan Quality
Function Deployment (QFD) dan memahami Voice of Customers (VOC) untuk
meningkatkan kualitas produk dan kepuasan konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen
dan merancang strategi perbaikan kualitas produk Edamame Crispy Enak’e
menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Penelitian dilakukan
di Kampung Edamame binaan PT. Gading Mas Indonesia Teguh, yang berlokasi
di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Metode penelitian melibatkan 60 responden
yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui
kuesioner, wawancara, observasi langsung, dan studi literatur. Analisis dilakukan
menggunakan QFD Fase I dan Fase II, dengan fokus pada House of Quality
(HoQ) untuk mengidentifikasi atribut kebutuhan konsumen (What’s) dan
merumuskan respon teknis (How’s).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut utama yang memengaruhi
kepuasan konsumen adalah cita rasa, kerenyahan, kemudahan mendapatkan
produk, kemasan, dan harga. Berdasarkan hasil analisis Improvement Ratio (IR),
atribut dengan prioritas perbaikan tertinggi adalah kerenyahan (IR: 1,09), diikuti
oleh cita rasa (IR: 1,06) dan kemudahan didapat (IR: 1,04). Selain itu, Customer Satisfaction Performance (CSP) menunjukkan bahwa atribut warna (3,70), aroma
(3,73), dan isi produk (3,82) memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan
dengan pesaing, sehingga perlu dilakukan perbaikan.
Rekomendasi strategi perbaikan kualitas berdasarkan QFD meliputi:
Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menjamin konsistensi
produk dan efisiensi proses produksi, pengelolaan waktu penggorengan dan
penirisan untuk mencapai tekstur yang optimal, menjaga kualitas bahan baku agar
produk tetap segar dan berkualitas, pengoptimalan suhu penggorengan (80°C–
90°C) untuk menjaga cita rasa dan kerenyahan, penetapan takaran bumbu yang
konsisten agar rasa lebih merata, peningkatan pemasaran melalui platform online
merchant seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, serta memanfaatkan media sosial
seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Melalui penerapan strategi ini,
diharapkan produk Edamame Crispy Enak’e dapat meningkatkan kualitas produk,
memenuhi harapan konsumen, serta memperkuat daya saing di pasar camilan
sehat.
Description
Reupload file repositori 28 januari 2026_Kurnadi
