Pengaruh Metode Unplugged Coding Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Kelompok A di TKIT Buah Hati Kita

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah pada anak usia dini sebagai salah satu aspek perkembangan kognitif yang perlu distimulasi sejak dini. Kemampuan ini membantu anak dalam menghadapi berbagai situasi, berpikir logis, serta menemukan solusi secara mandiri. Namun, pada kenyataannya, kemampuan pemecahan masalah anak masih perlu dikembangkan melalui metode pembelajaran yang tepat dan inovatif. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah unplugged coding, yaitu pembelajaran konsep dasar berpikir komputasional tanpa menggunakan perangkat digital. Metode ini dikemas dalam bentuk permainan, seperti permainan labirin, yang dapat melatih anak dalam mengenali pola, mengambil keputusan, serta menyelesaikan masalah secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode unplugged coding terhadap kemampuan pemecahan masalah anak kelompok A di TKIT Buah Hati Kita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Desain yang digunakan adalah non-quivalent control group design, yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode unplugged coding melalui permainan labirin dengan sampel 11 anak, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional dan juga menggunakan sampel 11 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan instrumen penilaian kemampuan pemecahan masalah anak. Waktu treatment dilakukan selama 3 hari berturut-turut, data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan. Nilai pretest kelompok kontrol 12,09 sedangkan kelompok eksperimen 9,63, setelah dilakukan treatment lalu posttest kelompok kontrol menghasilnya nilai sebesar 13,09 dan kelompok eksperimen sebesar 11,36 dengan kenaikan rata-rata pada kelompok kontrol 8% dan kelompok eksperimen sebesar 18%. Hal ini menunjukkan bahwa metode unplugged coding memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemampuan pemecahan masalah anak. Namun demikian, berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,844 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan metode unplugged coding terhadap kemampuan pemecahan masalah anak. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan hipotesis nol (H0) diterima. Tidak signifikannya hasil penelitian ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain durasi perlakuan yang relatif singkat, lingkungan, dan kemampuan anak. Meskipun tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik, metode unplugged coding tetap memiliki potensi sebagai alternatif pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan berpikir dan pemecahan masalah anak. Kegiatan yang berbasis metode permainan unplugged coding terbukti mampu meningkatkan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar metode unplugged coding dapat diterapkan secara lebih optimal dengan durasi yang lebih panjang agar pemberian perlakuannya dapat menghasilkan perubahan yang signifikan.

Description

Finalisasi 1 September 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By