Analisis Kepuasan Penghuni Perwnahan Omct Indah Kapwk Kahupaten Pasurunn
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kabupaten Pasuruan memiliki total penduduk pada tahun 2022 sekitar 1,6
Juta dengan luas wilayah sekitar 1,474.02 km². Berdasarkan data tersebut,
penduduk di Kabupaten Pasuruan membutuhkan ketersedian fasilitas seperti tempat
tinggal guna menjaga keseimbangan. Solusi utuk mengatasi kebutuhan tempat
tinggal penduduk salah satunya dengan membangun perumahan. Perumahan dan
kawasan pemukiman menegaskan bahwa penyelenggaraan perumahan dan
kawasan pemukiman merupakan bagian dari penyelenggara pelayanan publik.
Maka berdasarkan Peraturan Menteri Perdayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi nomor 16 tahun 2014 tentang Pedoman Survei Kepuasan
Masyarakat terhadap penyelenggara pelayanan publik. Survei kepuasan pelayanan
publik dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan dari
masing – masing unsur dalam penyelenggara pelayanan publik. Untuk mengetahui
lebih lanjut mengetahui kepuasan penghuni perumahan maka perlu adanya
pengukuran kepuasan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi awal dengan
wawancara penghuni perumahan sementara analisis pengukuran kepuasan
penghuni perumahan dilakukan dengan metode RII (Relative Importance Index),
CSI ( Customer Satisfaction Index ) dan IPA (Importance Performance Analysis).
Kemudian dilakukan rekomendasi berdasarkan hasil analisis.
Hasil pembahasan dari penelitian di Perumahan Oma Indah Kapuk ini
meliputi Peringkingan RII (Relative Importance Index) dari 3 peringkat teratas dari
Variabel X1 yaitu jarak lokasi perumahan ke tempat kesehatan, jarak lokasi
perumahan ke tempat kerja dan jarak lokasi perumahan ke tempat SD, untuk
variabel X2 yaitu ketahanan atap rumah terhadap rayap, kualitas bangunan yang
digunakan dalam pembangunan dan tingkat kebocoran atap, untuk X3 yaitu fasilitas
penyediaan air bersih / PDAM, fasilitas listrik dan fasilitas pembuangan air limbah
/kotor.
Berdasarkan nilai CSI pada variabel X1 yaitu lokasi perumahan
mendapatkan nilai 77,37 yang berarti puas, Variabel X2 taitu kualitas bangunan
dengan nilai 62,82 yang berarti puas dan variabel X3 yaitu sarana prasarana dengan
nilai 78,14 yang berarti puas. untuk metode IPA mendapatkan hasil yang berada
pada kuadran I antara lain : jarak lokasi perumahan ke tempat SD, ketahanan atap
rumah terhadap rayap, tingkat kebocoran atap, ketahanan dinding terhadap
keretakan struktur, ketahanan lantai terhadap keretakan dan fasilitas supermarket.
Rekomendasi pengembang perumahan perlu memperhatikan berbagai aspek untuk
menghasilkan produk yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan penghuni. Mulai
dari pemilihan lokasi yang strategis, penggunaan material yang tepat, desain
bangunan yang baik, hingga pengawasan kualitas pekerjaan. Tujuannya adalah
untuk menciptakan perumahan yang nyaman, aman, dan tahan lama.
Description
Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Rudy K/Lia
