Hubungan Kesehatan Mental Ibu Dengan Kejadian Stunting Balita Usia 24-59 Bulan Pada Keluarga di Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Firli Riana Sari | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-24T06:04:19Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-19 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 24 Februari 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Stunting merupakan masalah malnutrisi yang menjadi hambatan paling signifikan bagi perkembangan manusia. Kesehatan mental ibu penting dalam pemenuhan gizi balita karena akan memengaruhi peran ibu dalam memberikan perawatan dan pengasuhan pada anak. Ibu memiliki peran penting dalam menyiapkan makanan untuk keluarga, yang berdampak pada jenis dan kualitas makanan yang dikonsumsi oleh vbalita. Dalam teori keperawatan Maternal Role-Becoming a Mother oleh Ramona T. Mercer tentang proses menjadi seorang ibu, bahwa proses adaptasi peran menjadi ibu dimulai pada kehamilan dan berlanjut setelah melahirkan. Pencapaian peran ibu terdiri dari kemampuan dan kepercayaan diri dalam menjalankan peran, kepuasaan terhadap peran serta ikatan ibu dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status kesehatan mental ibu dengan kejadian stunting balita usia 24-59 bulan pada keluarga di Kabupaten Jember. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini terdapat 3 pengukuran yakni dengan menggunakan kuesioner sosiodemografi, kesehatan mental ibu yang diukur dengan Self reporting questionnaire (SRQ- 20), stunting pada balita menggunakan microtoise digital dan timbangan digital. Sampel penelitian berjumlah 215 Ibu dan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji, Ledokombo, dan Sumber Jambe. Teknik penelitian dengan menggunakan probability sampling yaitu stratified random sampling. Analisis penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa balita stunting di wilayah tersebut memiliki usia rata-rata 42 bulan, mayoritas berjenis kelamin perempuan (54,9%). Sebagian besar balita memiliki riwayat pemberian ASI eksklusif selama lebih dari 6 bulan (94%). Rata-rata usia ibu dengan balita stunting adalah 27 tahun, yang termasuk dalam usia produktif. Mayoritas ibu di wilayah tersebut hanya memiliki pendidikan hingga tingkat SD atau sederajat (30,8%). Mayoritas ibu di wilayah tersebut tidak bekerja dan hanya berperan sebagai ibu rumah tangga (94%). Sebagian besar keluarga memiliki pendapatan di bawah UMR (83%). Kesehatan mental ibu menunjukkan sebagian besar ibu mengalami gejala depresi (90,2%), gejala kecemasan (57,7%), dan gejala somatik (57%). Besarnya permasalahan kesehatan mental ibu adalah 44%. Ada perbedaan bermakna pada kesehatan mental ibu (Z=0,135; p-value <0,001), termasuk pada setiap indikator, antara lain gejala depresi, kecemasan, dan somatik (p-value <0,001). Sebagian besar balita stunting tubuh pendek (76%). Ada perbedaan bermakna pada stunting yang dialami balita (Z=0,094 ;p-value=0,000). Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa terdapat hubungan kesehatan mental ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji, Ledokombo, dan Sumber Jambe Kabupaten Jember (χ2=4,444; p-value= 0,035). Kesehatan mental ibu menjadi faktor pencegah terjadinya stunting pada balita (OR= <1; 95% CI= 0,278-0,959). Berdasarkan hasil pemaparan diharapakan Ibu dari balita stunting yang memiliki kesehatan mental yang baik dapat terus mempertahankan kondisi ini secara konsisten untuk mendukung tumbuh kembang balita secara optimal dan ibu yang memiliki kesehatan mental buruk harus segera diberikan penanganan seperti pengadaan konseling oleh tenaga kesehatan setempat untuk mendukung kesejahteraan mental ibu. Keterlibatan tenaga kesehatan juga sangat penting dalam memberikan informasi mengenai pendidikan kesehatan mental, termasuk tanda dan gejala stres serta cara-cara pengelolaannya yang efektif. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Prof. Ns. Tantut Susanto, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Kom., Ph.D Dosen Pembimbing Anggota: Ns. Latifa Aini Susumaningrum., S.Kep, M.Kep., Sp.Kep.Kom | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4290 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Stunting | |
| dc.subject | Kesehatan mental ibu | |
| dc.subject | pemenuhan gizi balita | |
| dc.title | Hubungan Kesehatan Mental Ibu Dengan Kejadian Stunting Balita Usia 24-59 Bulan Pada Keluarga di Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
