Keputusan Iran Menunda Ratifikasi Paris Agreement
| dc.contributor.author | Sabrina Hanny | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-04T03:14:49Z | |
| dc.date.issued | 2024-12-02 | |
| dc.description | Reuploud File Repository 4 Februari 2026_Rudy K | |
| dc.description.abstract | Aktivitas pertambangan Iran, termasuk minyak dan gas alam, menghasilkan emisi karbondioksida, yang merupakan penyebab utama perubahan iklim. Perubahan iklim memiliki dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, dan ekonomi. Hal ini mendorong terbentuknya Perjanjian Paris pada tahun 2015. Iran sebagai negara penghasil emisi belum meratifikasi Perjanjian Paris. Setelah melakukan penelitian dan analisis menggunakan teori realisme strategis dan teori pilihan rasional, dapat dinyatakan bahwa alasan Iran menunda penandatanganan Perjanjian Paris adalah karena bentuk ancaman yang dilakukan Iran agar AS dapat mencabut sanksi yang diterima Iran. Keputusan ini juga dipilih sebagai bentuk rasionalitas karena industri pertambangan merupakan sumber pendapatan utama bagi Iran. Keputusan Iran dapat disimpulkan sebagai cara agar Iran terbebas dari belenggu sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat. | |
| dc.description.sponsorship | Pembimbing Utama Nama : Drs. Pra Adi Soelistijono, M.Si. Pembimbing Anggota Nama : Drs. Sus Eko Zuhri Ernada, Grad. Dipl, IR, | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1465 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Iran | |
| dc.subject | Paris | |
| dc.subject | Agreement | |
| dc.subject | perubahan iklim | |
| dc.title | Keputusan Iran Menunda Ratifikasi Paris Agreement | |
| dc.type | Other |
