Analisis Pengaruh Preheating Bahan Bakar Biodiesel B100 Terhadap Kinerja Mesin Diesel Silinder Tunggal
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Ketersediaan minyak bumi yang terbatas dan peningkatan penggunaan mesin
pembakaran dalam menyebabkan masalah seperti menipisnya ketersediaan bahan
bakar fosil, polusi udara, pemanasan global, dan kenaikan harga minyak. Hal ini
mendorong perkembangan teknologi untuk mencari alternatif lain sebagai
pengganti bahan bakar fosil. Biodiesel menjadi solusi alternatif untuk permasalahan
ini karena sifatnya yang ramah lingkungan, mudah didapat, dan dapat diperbarui.
Namun, biodiesel memiliki viskositas dan densitas yang lebih tinggi dibandingkan
solar, sehingga cenderung menghasilkan pembakaran yang kurang sempurna.
Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan pemanasan awal bahan bakar
(preheating) Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemanasan
awal (preheating) bahan bakar biodiesel B100 berbasis minyak kelapa sawit (CPO)
terhadap unjuk kerja mesin diesel silinder tunggal. Pada penelitian ini
menggunakan variasi temperatur preheating sebesar 40°C, 50°C, dan 60°C serta
beban sebesar 100 W, 300 W, dan 500 W. Parameter kinerja mesin yang dianalisis
meliputi daya efektif, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), dan efisiensi
termal (BTE). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemanasan awal pada
temperatur 60°C memberikan peningkatan kinerja paling optimal dengan
peningkatan daya efektif sebesar 5%, penurunan konsumsi bahan bakar spesifik
sebesar 5,4%, dan peningkatan efisiensi termal sebesar 11,7% dibandingkan
kondisi tanpa pemanasan. Sementara itu, parameter torsi menunjukkan
ketergantungan yang lebih dominan terhadap putaran dan beban mesin
dibandingkan pengaruh suhu bahan bakar. Dengan demikian, preheating biodiesel
B100 terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi termal dan performa mesin
diesel, khususnya pada kondisi beban tinggi.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_ratna/dea
