Sistem Monitoring Kualitas Udara menggunakan LoRa Berbasis Internet of Things di Lingkungan Universitas Jember
| dc.contributor.author | M Erick Lucky Hafifi | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-13T07:03:13Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description | reupload file repositori 13 Februari 2026_Kholif/Keysa | |
| dc.description.abstract | Udara merupakan campuran dari gas yang terdiri dari oksigen, karbondioksida, karbon monoksida, uap air dan lain lain. Udara yang baik adalah udara yang mengandung oksigen dengan kadar yang cukup untuk kebutuhan bernapas dan fotosintesis bagi tumbuhan, serta mengandung karbondioksida yang stabil. Maka dari itu udara yang bagus sangatlah diperlukan dalam kehidupan sehari-hari baik bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Banyak sekali faktor yang dapat menurunkan kualitas udara contohnya adalah asap polutan diantaranya asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap pembakaran sampah dan sebagainya, apabila faktor tersebut dibiarkan maka dampaknya secara tidak langsung berpengaruh pada kesehatan makhluk hidup yang ada. Udara dikatakan baik apabila mengandung 78% Nitrogen, 20% oksigen, 0.93% Argon, 0.03% Karbondioksida, 0.12% karbon monoksida, 0.04% Amonia, dan 0.0615% gas lainnya. Terdapat tiga bagian yang merepresentasikan sistem dari alat yang akan dibuat. Pada bagian pertama yaitu bagian input yang terdiri dari 2 sensor berbeda yakni MQ7 dan MQ135, kedua sensor tersebut dapat mendeteksi berbagai gas seperti karbon monoksida, karbondioksida, amonia, dan sebagainya. Sensor di inisialisasi pada node yang terdiri dari mikrokontroler arduino nano dan LoRa sx1276. Data dari node kemudian dikirimkan ke gateway, untuk gateway sendiri terdiri dari esp32 dan LoRa sx1276. Koneksi antara node dengan gateway akan berjalan ketika kedua bagian tersebut terhubung pada jaringan yang sama. Setelah melewati gateway, data tersebut dikirimkan menggunakan internet of things dan akan ditampilkan pada perangkat penerima PC/smartphone dengan menggunakan platform iot blynk yang memiliki syarat harus terhubung pada jaringan yang sama, koneksi antara blynk dengan mikrokontroler menggunakan token yang hanya akan tersambung apabila keduanya berada pada pada akses jaringan yang sama. Memonitoring kualitas udara menggunakan LoRa SX1276 yang kemudian hasilnya ditampilkan pada platform blynk dan direpresentasikan menggunakan metode fuzzy mamdani merupakan upaya yang dilakukan untuk dapat membandingkan nilai antara parameter gas pada satu lokasi dengan lokasi yang lain. Selain itu informasi yang disampaikan dari satu LoRa node ke LoRa gateway dengan menggunakan bantuan antena 433 MHz dapat mempermudah dalam hal menyampaikan nilai dari pembacaan sensor, antena yang digunakan mempunyai daya sebesar 12dbi dengan pola radiasi omnidirectional. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Ir. Catur Suko Sarwono, S.T., M.Si DPA : Ir. Widya Cahyadi, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3310 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Air Quality | |
| dc.subject | fuzzy logic | |
| dc.subject | Internet of Things | |
| dc.subject | LoRa | |
| dc.title | Sistem Monitoring Kualitas Udara menggunakan LoRa Berbasis Internet of Things di Lingkungan Universitas Jember | |
| dc.type | Other |
