Pengembangan Buku Ajar IPA Berbasis Potensi Lokal Desa Grenden Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Ilmu pengetahuan alam (IPA) adalah studi tentang fenomena alam dan hasil
dari teori serta penemuan para ilmuwan yang telah melakukan eksperimen dengan
menggunakan metode ilmiah. IPA adalah mata pelajaran yang menjelaskan
penguasaan tentang segala hal yang berkaitan dengan alam melalui proses ilmiah,
eksperimen, dan observasi untuk mengembangkan keterampilan siswa termasuk
prinsip, fakta, konsep, dan teori tentang alam. Pembelajaran IPA adalah
pembelajaran yang memberikan penekanan berbasis pengalaman secara langsung
untuk membantu siswa mencapai potensi mereka dan memperoleh pengetahuan
tentang lingkungan alam. Keterampilan ilmiah yang perlu dikembangkan dalam
pembelajaran IPA yaitu siswa harus mempunyai keterampilan berpikir tingkat
tinggi. Salah satu keterampilan tinggi abad ke-21 yang perlu ditingkatkan dalam
pembelajaran IPA adalah keterampilan berpikir kreatif
Proses pemecahan masalah membutuhkan kemampuan berpikir kreatif, namun
di beberapa sekolah keterampilan ini tergolong rendah karena siswa lebih sering
mengandalkan ingatan dan penerapan informasi daripada menganalisis dan
menyelesaikan masalah (Mawarni et al., 2022). Pembelajaran yang tidak sejalan
dengan tuntutan kurikulum merupakan masalah umum di banyak sekolah. Hasil
belajar siswa tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berpikir
mereka, disebabkan oleh proses pembelajaran IPA yang masih monoton. Siswa
mengalami kesulitan dalam memecahkan suatu tantangan atau tantangan yang
muncul selama pembelajaran berlangsung akibat rendahnya keterampilan berpikir
kreatif. Salah satu alasan mengapa kreativitas siswa tidak terlalu diperhatikan di
Indonesia adalah karena kurangnya sumber daya pembelajaran untuk mendorong
pengembangan keterampilan berpikir kreatif. Oleh karena itu, untuk meningkatkan
keterampilan berpikir kreatif siswa peneliti mengembangkan buku ajar IPA berbasis potensi lokal Desa Grenden untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif
siswa SMP. Pengembangan buku ajar ini bertujuan untuk mengkaji validitas,
kepraktisan, dan keefektifan produk buku ajar IPA berbasis potensi lokal untuk
meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menerapkan model
pengembangan ADDIE yang memiliki lima tahap yaitu analyze, design, develop,
implement, dan evaluate. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Puger pada
semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subyek utama penelitian yang dilakukan
yaitu siswa-siswi kelas 9B yang terdiri dari 31 siswa. Analisis data dilakukan melalui
uji validitas, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Uji validitas produk dilakukan oleh
3 validator yaitu 3 guru IPA SMP Negeri 1 Puger menggunakan lembar validasi. Uji
kepraktisan dapat diukur melalui lembar observasi keterlaksanaan yang dilakukan
oleh 3 observer selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Uji keefektifan dari
penggunaan buku ajar IPA berbasis potensi lokal Desa Grenden untuk meningkatkan
keterampilan berpikir kreatif siswa diukur melalui kegiatan pretest-posttest yang
dihitung menggunakan rumus N-gain dan melalui angket respon siswa.
Berdasarkan hasil dapat penelitian buku ajar IPA berbasis potensi lokal Desa
Grenden untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP memperoleh
skor sebesar 91% dikategorikan sangat valid sehingga dikatakan layak diterapkan
pada pembelajaran IPA. Kepraktisan buku ajar IPA berbasis potensi lokal Desa
Grenden untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP memperoleh
skor sebesar 92% dengan kategori sangat praktis dan mudah digunakan dalam
kegiatan pembelajaran. Keefektifan buku ajar IPA berbasis potensi lokal Desa
Grenden untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP memperoleh
skor N-gain sebesar 0,68 dengan kategori sedang untuk meningkatkan keterampilan
berpikir kreatif siswa dan berdasarkan angket respon siswa sebesar 86% dengan
kategori sangat baik yang berarti buku ajar IPA tersebut efektif untuk meningkatkan
keterampilan berpikir kreatif siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat,
disimpulkan bahwa buku ajar IPA berbasis potensi lokal Desa Grenden sangat valid,
sangat praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir
kreatif siswa SMP.
Description
Reupload file repository 5 Februari 2026_Ratna
