Hubungan Quick of Blood Terhadap Kadar Trombosit Pasien Penyakit Ginjal Kronis Stadium V yang Menjalani Hemodialisis di RSD Dr. Soebandi Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Penyakit Ginjal Kronis (PGK) adalah masalah kesehatan global yang serius, dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Seiring dengan peningkatan stadium PGK, prognosisnya pun kian memburuk. Hemodialisis merupakan terapi utama yang paling sering digunakan pada pasien PGK stadium V. Peningkatan kebutuhan hemodialisis setiap tahunnya memicu beban ekonomi yang signifikan, sehingga penyakit ginjal menjadi penyakit katastropik keempat dalam konsumsi biaya BPJS. Keefektifan hemodialisis dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah quick of blood (Qb). Qb diduga dapat memengaruhi kadar trombosit melalui mekanisme perubahan uremia dan shear stress. Pengaturan Qb rendah (<200 mL/menit) berpotensi meyebabkan uremia dan apoptosis pada trombosit, meskipun efek shear stress yang ditimbulkan minimal. Pengaturan Qb tinggi (≥200 mL/menit) sesuai anjuran PERNEFRI dapat menurunkan kejadian apoptosis karena kondisi uremia pada pasien dapat teratasi. Namun, peningkatan Qb juga meningkatkan shear stress, yang berpotensi meningkatkan platelet lysis index (PLI) dan aktivasi trombosit sehingga terjadi penurunan kadar trombosit. Dengan demikian, pengaturan Qb, baik tinggi maupun rendah, dapat memengaruhi kadar trombosit melalui mekanisme yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Qb terhadap kadar trombosit pasien penyakit ginjal kronis stadium V yang menjalani hemodialisis di RSD. dr. Soebandi Jember. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada 9 September – 5 Oktober 2024 di RSD dr. Soebandi Jember. Subjek penelitian adalah pasien PGK stadium V yang menjalani hemodialisis di RSD dr. Soebandi Jember dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan sampel menggunakan metode total sampling dan didapatkan 79 sampel dari total populasi 175 pasien. Data yang dikumpulkan meliputi data primer, yaitu nilai Qb pasien yang dicatat selama 8x sesi hemodialisis kemudian dihitung rata-ratanya dan data sekunder, yaitu kadar trombosit yang diperoleh dari rekam medis pemeriksaan darah lengkap. Data dianalisis menggunakan uji kolmogorov-smirnov untuk menguji normalitas data, kemudian dilanjutkan dengan uji korelasi pearson. Uji Regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui hubungan pengaruh variabel pengganggu terhadap dependen. Variabel pengganggu pada penelitian ini antara lain usia, jenis kelamin, lama hemodialisis, dosis maintenance heparin dan akses vaskular. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sampel didominasi oleh usia 47 tahun, jenis kelamin perempuan (64,6%), lama hemodialisis 42 bulan, dan akses vaskular berupa AV Shunt (92,4%). Hasil uji korelasi pearson menunjukkan hubungan arah negatif yang tidak signifikan antara Qb terhadap kadar trombosit pada pasien hemodialisis (p = 0,982). Analisis variabel pengganggu secara simultan (f = 0,412) maupun individual menunjukkan hasil yang tidak signifikan dalam memengaruhi kadar trombosit, dengan variabel usia (p = 0,853), jenis kelamin (p = 0,236), lama hemodialisis (p = 0,702), dosis maintenance heparin (p = 0,789) dan akses vaskular (p = 0,504). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara Qb dengan kadar trombosit pada pasien PGK stadium V yang menjalani hemodialisis, karakteristik pasien sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 47 tahun, lama hemodialisis selama 42 bulan, dan akses vaskular menggunakan AV Shunt, karakteristik Qb pasien rata-rata Qb 200,59 mL/menit, karakteristik trombosit pasien rata-rata 214,27 x 103 sel /µl, dan tidak ada hubungan antara variabel pengganggu terhadap kadar trombosit baik secara simultan maupun secara individual. Penelitian selanjutnya disarankan dilakukan dengan sampel yang lebih besar dan rentang Qb yang lebih luas.
Description
Reupload file repositori 6 Februari 2026_Yudi
