Studi Kelayakan Invetasi Tambang Nikel Menggunakan Metode Real Option Valuation dengan Pendekatan Binomial lattice

dc.contributor.authorDio Aldestra Sitepu
dc.date.accessioned2026-08-10T04:45:08Z
dc.date.issued2026-07-30
dc.descriptionValidasi file repositori 10 Agustus 2026_Firli
dc.description.abstractIndustri pertambangan nikel memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan industri baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik yang menjadi bagian dari transisi energi global. Meningkatnya kebutuhan nikel mendorong pertumbuhan investasi pada sektor pertambangan, namun investasi pada proyek tambang nikel memiliki tingkat risiko dan ketidakpastian yang tinggi akibat fluktuasi harga komoditas, besarnya kebutuhan modal awal, serta karakteristik proyek yang berumur panjang. Analisis kelayakan investasi pada umumnya dilakukan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) melalui parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP). Meskipun banyak digunakan, metode DCF memiliki keterbatasan karena mengasumsikan bahwa seluruh keputusan investasi bersifat tetap selama umur proyek dan belum mampu mengakomodasi fleksibilitas manajerial dalam menghadapi ketidakpastian pasar. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan metode Real Option Valuation (ROV) dengan pendekatan Binomial Lattice untuk mempertimbangkan nilai fleksibilitas keputusan manajemen terhadap perubahan harga nikel. Penelitian dilakukan pada endapan nikel laterit di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan menggunakan data sekunder berupa data topografi, Pitshell Optimal, data teknis penambangan, data biaya investasi dan operasional, serta data historis harga nikel periode 2021–2025. Tahapan penelitian meliputi perancangan desain pit, penjadwalan produksi tambang, analisis kelayakan investasi menggunakan metode DCF, serta analisis investasi menggunakan metode ROV. Nilai NPV hasil DCF digunakan sebagai Underlying Asset dalam perhitungan ROV, sedangkan volatilitas harga nikel digunakan sebagai sumber utama ketidakpastian dalam model Binomial Lattice. Berdasarkan rancangan teknis penambangan dengan metode tambang terbuka (open pit mining), diperoleh estimasi cadangan tertambang sebesar 3.279.720 ton Ore dengan kadar rata-rata 1,86% Ni dan tonase waste sebesar 4.298.348 ton sehingga menghasilkan nilai stripping ratio sebesar 1,31. Umur tambang direncanakan selama 4 tahun dengan target produksi sebesar 800.000 ton ore per tahun, dimana tingkat keuntungan tertinggi diperkirakan terjadi pada tahun ketiga akibat peningkatan efisiensi operasional dan dominasi ore berkadar tinggi. Hasil analisis kelayakan investasi menggunakan metode DCF menunjukkan bahwa proyek penambangan nikel yang direncanakan layak untuk dikembangkan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai NPV sebesar Rp 207.831.019.324,94, yang menunjukkan bahwa nilai kini seluruh arus kas bersih proyek lebih besar dibandingkan investasi awal yang dikeluarkan. Selain itu, diperoleh nilai IRR sebesar 61%, yang jauh melampaui WACC sebesar 11,84%, serta nilai PBP selama 1,77 tahun, yang mengindikasikan bahwa modal investasi dapat kembali dalam waktu yang relatif singkat. Selanjutnya, analisis menggunakan metode ROV dengan pendekatan Binomial Lattice menghasilkan nilai ENPV sebesar Rp 320.839.580.984,57, atau lebih tinggi sebesar Rp 113.008.561.659,63 dibandingkan nilai NPV yang diperoleh melalui metode DCF. Peningkatan nilai tersebut menunjukkan bahwa pendekatan ROV mampu mengakomodasi fleksibilitas manajerial dalam menghadapi ketidakpastian pasar, khususnya fluktuasi harga nikel, sehingga menghasilkan penilaian investasi yang lebih komprehensif dan representatif dibandingkan metode DCF yang hanya mengandalkan asumsi kondisi proyek yang bersifat statis selama umur tambang. Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa metode ROV mampu memberikan tambahan nilai ekonomi melalui fleksibilitas manajerial dalam menghadapi ketidakpastian harga nikel. Dengan mempertimbangkan opsi untuk melanjutkan, menunda, atau menghentikan proyek sesuai kondisi pasar, metode ROV dinilai lebih representatif dalam menggambarkan nilai investasi proyek pertambangan dibandingkan metode DCF yang bersifat statis. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pengintegrasian aspek teknis penambangan dengan pendekatan valuasi berbasis opsi riil mampu menghasilkan penilaian investasi yang lebih komprehensif. Oleh karena itu, penerapan metode ROV dapat menjadi alternatif pendekatan yang lebih efektif dalam pengambilan keputusan investasi tambang nikel, khususnya pada proyek yang memiliki tingkat ketidakpastian harga komoditas yang tinggi, serta dapat digunakan sebagai dasar perencanaan strategis untuk memaksimalkan nilai ekonomi proyek selama umur tambang.
dc.description.sponsorshipIr.Fanteri Aji Dharma Suparno, S.T., M.S.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13470
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectPerencanaan Tambang
dc.subjectInvestasi Tambang
dc.subjectTambang
dc.subjectMetode Discounted Cash Flow
dc.titleStudi Kelayakan Invetasi Tambang Nikel Menggunakan Metode Real Option Valuation dengan Pendekatan Binomial lattice
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910901028 - DIO ALDESTRA SITEPU - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
646.46 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910901028 - DIO ALDESTRA SITEPU - BAB 1.pdf
Size:
374.7 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910901028 - DIO ALDESTRA SITEPU - BAB 2.pdf
Size:
478.83 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910901028 - DIO ALDESTRA SITEPU - BAB 3.pdf
Size:
576.67 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910901028 - DIO ALDESTRA SITEPU - BAB 4.pdf
Size:
701.27 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: