Implementasi Metode Design Sprint pada Perancangan Ui/Ux Aplikasi Be My Listener Berbasis Mobile
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Perancangan adalah proses menentukan data dan alur sistem baru serta menyusun desain sebagai panduan pengembangan aplikasi. Dalam konteks desain, perancangan berfokus pada pemecahan masalah secara sistematis. Dengan perkembangan teknologi, desain kini semakin terintegrasi dengan komputer. Desain yang baik memiliki UI/UX yang menarik dan nyaman digunakan, sehingga membutuhkan metode pendakatan yang tepat dalam proses desain UI/UX.
Terdapat beberapa metode pendekatan yang bisa digunakan untuk menghasilkan solusi yang cepat dan teruji seperti metode Design Sprint. Design sprint memastikan fitur aplikasi yang memang dibutuhkan dan telah divalidasi sesuai dengan kebutuhan user. Metode tersebut dapat membuat rancangan secara cepat, fleksibel dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan keinginan calon user .
Perancangan UI/UX aplikasi Be My Listener memerlukan metode desain yang cepat dan efektif. Design Sprint menjadi solusi yang tepat karena memungkinkan perancangan yang cepat tanpa mengabaikan kebutuhan dan keinginan pengguna. Aplikasi ini dirancang untuk mahasiswa yang menghadapi masalah dan membutuhkan dukungan, dengan menyediakan platform tempat mereka bisa berbagi cerita secara anonim.
Menjadi mahasiswa berarti harus siap menghadapi berbagai tantangan selama masa perkuliahan. Tantangan tersebut dapat menimbulkan tekanan yang memengaruhi prestasi akademik. Jika tekanan berlangsung terus-menerus, hal ini dapat menyebabkan stres, yang bila tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi depresi.
Salah satu cara untuk mengurangi stres adalah dengan mendapatkan dukungan sosial. Dukungan ini bisa berasal dari keluarga, teman, atau lingkungan
sekitar. Namun, tidak semua mahasiswa memiliki akses atau kesempatan untuk mendapatkannya. Beberapa mahasiswa mungkin memiliki masalah dengan keluarga atau teman, sehingga tidak memiliki tempat untuk bercerita. Ada pula yang enggan membebani orang terdekat dengan masalah mereka atau tidak ingin masalahnya diketahui oleh orang lain, meskipun sebenarnya mereka butuh tempat untuk berbagi atau bercerita.
Situasi ini dapat membuat mahasiswa merasa sendirian dalam menghadapi masalah mereka, yang bisa berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan akademik mereka. Padahal, dukungan sosial sangat penting karena dapat memberikan rasa kebersamaan dan membantu mereka merasa lebih kuat dalam menghadapi tantangan.
Menyadari hal tesebut, peneliti membuat rancangan desain UI/UX aplikasi Be My Listener sampai pada taha prototype dengan design sprint sebagai metode pendekatan yang digunakan pada penelitian. Aplikasi ini memiliki 6 fitur utama yaitu panggilan dengan volunteer, chat AI, lacak suasana hati, cek tingkat stres, terapi dengan yoga, serta komunitas. Hasil rancangan UI/UX yang telah dibuat, kemudian dievaluasi menggunakan metode pengujian System Usabilty Scale (SUS) untuk mengetahui tingkat usability. Dari hasil pengujian diperoleh skor sebesar 72 dengan grade C+. Dalam kategori Adjective Ratings, aplikasi ini tergolong Good, sementara dalam Acceptability Range masuk dalam kategori Acceptable, dan dalam Net Promoter Score (NPS) tergolong Passive. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi sudah cukup usable bagi pengguna, karena telah berada di atas standar skor SUS yaitu sebesar 68.
Description
Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Teddy/Hendra
