Strategi Nafkah Rumah Tangga Petani Kentang di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo (Sebelum, Saat dan Pasca-pandemi)
| dc.contributor.author | Moh. Khoiruddin | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-05T06:49:22Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-02 | |
| dc.description | Reupload file repositori 05 Mar 2026_Maya | |
| dc.description.abstract | Rumah tangga petani kentang di Desa Ngadisari hidup di wilayah pegunungan yang memanfaatkan sumber nafkah untuk melakukan kegiatan mata pencaharian. Rumah tangga petani kentang melakukan pola nafkah ganda, pekerjaan utama di sektor pertanian dan sampingan wisata Gunung Bromo. Penghasilan di sektor pertanian digunakan sebagai tabungan dan jangka panjang, sedangkan untuk pekerjaan wisata untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Pola nafkah ganda dilakukan sebelum pandemi Covid-19, akan tetapi pada saat pandemi Covid-19 rumah tangga petani kentang mengalami kerentanan pendapatan karena kehilangan pekerjaan di wisata Gunung Bromo. Adanya pandemi Covid-19 membuat rumah tangga petani kentang harus beradaptasi dengan keadaan untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber nafkah rumah tangga petani kentang dan pengelolaan sumber nafkah serta perubahan strategi nafkah sebelum pandemi, saat pandemi dan pasca pandemi dalam pemenuhan kebutuhan hidup di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive methode dengan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive methode sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pasif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Miles, Huberman & Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga petani kentang memiliki sumber nafkah yang terdiri dari modal alam (tegalan dan sumber air), modal ekonomi atau keuangan (finansial dan aset), modal manusia (kemampuan, pengetahuan dan kesehatan), dan modal sosial (jaringan kerja dan hubungan sosial). Sumber nafkah yang dimiliki oleh rumah tangga petani kentang dimanfaatkan dalam mata pencaharian. Sumber nafkah tersebut dimiliki sebelum pandami Covid-19 dan ketika pandemi Covid-19 pemanfaatan sumber nafkah disesuaikan dengan situasi dan kondisi rumah tangga petani kentang. Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan tidak adanya pengunjung wisata karena lockdown, hal tersebut membuat rumah tangga petani kentang harus resilient terhadap perubahan sumber nafkah selama pandemi Covid-19. Pada saat pandemi Covid-19 rumah tangga petani kentang memperoleh penghasilan di sektor pertanian, warung bensin, koperasi, aparat desa dan kuli bangunan. hal tersebut dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Rokhani, S.P., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4969 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Nafkah Rumah Tangga | |
| dc.title | Strategi Nafkah Rumah Tangga Petani Kentang di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo (Sebelum, Saat dan Pasca-pandemi) | |
| dc.type | Other |
