Hubungan Antara Dietary Inflammatory Index dengan Kejadian Hipertensi pada Remaja (Studi Penelitian di SMAN 2 Jember)

dc.contributor.authorDina Yusrotul Imamah
dc.date.accessioned2026-06-30T06:26:15Z
dc.date.issued2026-05-19
dc.descriptionApproved by Teddy
dc.description.abstractHipertensi pada remaja (≥130/80 mmHg) dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan fungsi organ lainnya jika tidak ditangani sejak dini. Salah satu faktor risiko yang berperan adalah pola makan pro-inflamasi, seperti diet kebarat-baratan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan makanan olahan yang dapat memicu inflamasi sistemik dan berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Penilaian potensi inflamasi dari pola makan dapat dilakukan dengan menggunakan Dietary Inflammatory Index (DII). Penelitian terkait hubungan DII dengan hipertensi pada remaja di Indonesia masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut, khususnya pada remaja di SMAN 2 Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara Dietary Inflammatory Index dengan kejadian hipertensi pada remaja di SMAN 2 Jember. Penelitian ini menggunakan desain case-control yang dilakukan di SMAN 2 Jember pada Januari hingga April 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang terdiri dari 60 responden kelompok kasus (tekanan darah sistolik ≥130 mmHg atau diastolik ≥80 mmHg) dan 60 responden kelompok kontrol (tekanan darah sistolik <120 mmHg dan diastolik <80 mmHg). Data kejadian hipertensi dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital, sedangkan DII dihitung berdasarkan 23 zat gizi (15 zat gizi anti-inflamasi (serat, MUFA, PUFA, vitamin (A (retinol dan β-karoten), B1, B2, B3, B6, B9, C, D, E), seng, dan magnesium) dan 8 zat gizi pro-inflamasi (energi, protein, lemak total, karbohidrat, SFA, kolesterol, zat besi, dan vitamin B12)) yang berasal dari total asupan harian kuesioner Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan secara univariat viiuntuk mengetahui distribusi karakteristik dan bivariat menggunakan uji chi-square untuk menganalisis hubungan antar-variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 16 tahun dengan proporsi laki-laki lebih tinggi pada kelompok kasus (58,3%). Rata-rata skor DII pada kelompok kontrol menunjukkan kategori anti-inflamasi (-0,427), sedangkan pada kelompok kasus menunjukkan kategori pro-inflamasi (1,091). Distribusi kategori juga menunjukkan bahwa mayoritas responden kelompok kontrol memiliki pola makan anti-inflamasi (66,7%), sedangkan sebagian besar responden kelompok kasus memiliki pola makan pro-inflamasi (71,7%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara DII dengan kejadian hipertensi (p = 0,000), dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 5,059, yang menunjukkan remaja dengan pola makan pro-inflamasi memiliki risiko 5,06 kali mengalami hipertensi dibandingkan dengan remaja dengan pola makan anti-inflamasi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Dietary Inflammatory Index dengan kejadian hipertensi pada remaja. Pola makan yang bersifat pro-inflamasi diduga berperan dalam meningkatkan risiko hipertensi melalui mekanisme inflamasi sistemik dan gangguan fungsi pembuluh darah. Oleh karena itu, perbaikan pola makan melalui diet anti-inflamasi menjadi salah satu upaya pencegahan hipertensi sejak usia remaja.
dc.description.sponsorshipLirista Dyah Ayu Oktafiani, S.Gz., M.Biomed.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10304
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.titleHubungan Antara Dietary Inflammatory Index dengan Kejadian Hipertensi pada Remaja (Studi Penelitian di SMAN 2 Jember)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
doc.pdf
Size:
910.52 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: