Pra-Rancangan Pabrik Mucic Acid Dari Limbah Kulit Kopi Dengan Metode Oksidasi Mikrobial Kapasitas 12.000 Ton/Tahun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kulit kopi memiliki kandungan pektin yang tinggi sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam musat (mucic acid), yaitu senyawa bernilai tambah yang banyak digunakan dalam industri kimia, farmasi, kosmetik, dan pangan, serta sebagai bahan baku polimer berbasis hayati. Tujuan dari pra-rancangan ini adalah merancang pabrik asam musat yang layak secara teknis dan ekonomis dengan memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai bahan baku utama. Pabrik dirancang menggunakan proses hidrolisis pektin dengan asam sitrat, yang dilanjutkan dengan oksidasi secara mikrobiologis menggunakan Trichoderma sp. Proses produksi meliputi pencucian, pengeringan, pengecilan ukuran, ekstraksi-hidrolisis, filtrasi, evaporasi, netralisasi, fermentasi, pengasaman, pemisahan kristal, pengeringan, dan pemurnian produk. Kapasitas produksi ditetapkan sebesar 12.000 ton/tahun berdasarkan kebutuhan pasar global yang diproyeksikan. Lokasi pabrik dipilih di Kota Tangerang, Banten, dengan mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur, akses distribusi, dan kedekatan dengan kawasan industri. Pabrik dirancang beroperasi secara semi-kontinu selama 330 hari/tahun dan 24 jam/hari, dengan kebutuhan tenaga kerja sebanyak 170 orang. Limbah padat berupa ampas kulit kopi dimanfaatkan sebagai pupuk, sedangkan limbah cair diolah terlebih dahulu sebelum dibuang untuk mendukung proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi, diperoleh Total Capital Investment (TCI) sebesar Rp79,41 triliun, Total Production Cost (TPC) sebesar Rp21,37 triliun, laba sebesar Rp8,89 triliun, Pay Out Time (POT) sebesar 4,7 tahun, Return on Investment (ROI) sebesar 11%, dan Break Even Point (BEP) sebesar 50%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pra-rancangan pabrik asam musat dari limbah kulit kopi dengan kapasitas 12.000 ton/tahun layak untuk didirikan.
