Pelatihan Microsoft Word Untuk Meningkatkan Kompetensi Penyusunan Modul Ajar Pada Guru di TK Dharma Indria II Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kompetensi penyusunan Modul Ajar adalah suatu kemampuan guru dalam menyusun Modul Ajar. Modul Ajar merupakan salah satu dokumen pendidikan yang penting digunakan untuk menjadi acuan kegiatan pembelajaran peserta didik setiap harinya dan juga sebagai pegangan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Untuk menyusun Modul Ajar diperlukan kompetensi teknologi, salah satunya adalah mampu mengoperasikan Microsoft Word.
Hasil pengamatan awal yang sudah dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 di TK Dharma Indria II kabupaten Jember, ditemukan permasalahan di mana dokumen modul ajar yang tidak lengkap dan dibuat tidak sesuai waktunya. Hal ini disebabkan oleh guru yang tidak bisa mengopeasikan Microsoft Word untuk menyusun Modul Ajar. Dari 6 guru yang ada di sekolah hanya 1 guru yang dapat mengoperasikan Microsoft Word dan dapat menyusun Modul Ajar dengan baik.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimanakah pelatihan Microsoft Word untuk meningkatkan kompetensi penyusunan Modul Ajar guru di TK Dharma Indria II?”, “Bagaimanakah peningkatan kompetensi penyusunan Modul Ajar melalui pelatihan Microsoft Word pada guru TK Dharma Indria II?” Adapun tujuan yang ingin dicapai yaitu mendeskripsikan pelatihan Microsoft Word untuk meningkatkan kompetensi penyusunan modul ajar pada guru di TK Dharma Indria II, dan mengetahui peningkatan kompetensi penyusunan Modul Ajar melalui pelatihan Microsoft Word pada guru di TK Dharma Indria II.
Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan dengan dua siklus pelaksanaan. Lokasi yang digunakan peneliti dalam melakukan penelitian, yaitu TK Dharma Indria II Kabupaten Jember. Penelitian ini dilaksanakan pada guru dengan jumlah 6 orang. Waktu yang dibutuhkan peneliti untuk mengambil data penelitian ini adalah 4 hari. Hari pertama dilakukan pra siklus, hari ke dua dilakukan perencanaan, hari ke tiga dilakukan siklus I, dan hari keempat dilakukan siklus II. Metode pengambilan data menggunakan instrumen checklist dan catatan observasi lapangan.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, hasil yang didapatkan adalah dari rata-rata penilaian siklus I (61,7) dan siklus II (85) dari kedua penilaian siklus 1 dan II ditemukan presentase rata-rata peningkatan peserta yaitu (37,8%) ini menunjukkan peningkatan yang signifikan karena indikator penilaian yang tercapai. Dengan begitu pelatihan Microsoft Word dapat meningkatkan kompetensi penyusunan Modul Ajar pada guru di TK Dharma Indria II Kabupaten Jember.
Beberapa saran yang dapat disampaikan dari hasil penelitian ini adalah guru disarankan untuk terus mempraktikan secara rutin dan tidak ragu bertanya pada sesama guru yang sudah mampu mengoperasikan Microsoft Word untuk menyusun Modul Ajar. Guru disarankan untuk membentuk komunitas belajar untuk bisa mendukung kegiatan praktik guru dalam menyusun Modul Ajar. Kepala sekolah diharapkan melakukan evaluasi rutin untuk melihat kelengkapan perangkat pembelajaran sekolah dan menindaklanjuti hasil pelatihan guru dengan praktik bersama. Penyelenggara pelatihan guru diharapkan memberikan sosialisasi terlebih dahulu tentang tema yang diangkat dalam pelatihan supaya peserta memiliki gambaran dan pemahaman terkait yang dilatihkan. Peneliti lain diharapkan untuk melaksanakan pelatihan dengan jangka waktu yang panjang untuk hasil yang lebih maksimal dan materi tersampaikan dengan baik.
Description
Reupload file repository 6 April 2026_Ratna
