Perbandingan Perhitungan Evaporasi Refrens ET0 Metode FAO Penman-Monteith dengan Blaney-Criddle dan Hargraves-Samani

dc.contributor.authorSebtu Ali Assamsa
dc.date.accessioned2026-09-24T02:31:29Z
dc.date.issued2025-07-28
dc.descriptionFinalisasi September 2026_Yudi
dc.description.abstractPerbandingan metode perhitungan evapotranspirasi refrens (ET0) untuk daerah tropis belum banyak diteliti. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan tiga metode perhitungan evapotranspirasi referens (ET0), yaitu FAO-Penman Monteith, Blaney-Criddle, dan Hargreaves-Samani. Metode FAO-Penman Monteith dijadikan sebagai acuan karena dianggap paling akurat secara teori dan praktik. Penelitian ini menggunakan data cuaca selama satu tahun, yaitu dari Juli 2022 hingga Juni 2023, untuk menguji performa masing-masing metode dalam menghasilkan nilai ET0 di wilayah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Hargreaves-Samani menghasilkan nilai ET0 paling tinggi secara konsisten, dengan rata-rata sebesar 4,69 mm/hari. Sementara itu, metode Blaney-Criddle dan FAO-Penman Monteith memberikan hasil yang hampir serupa, masing-masing dengan nilai rata-rata 2,52 mm/hari dan 2,6 mm/hari. Kemiripan hasil antara Blaney-Criddle dan metode acuan menunjukkan bahwa metode ini lebih mendekati kenyataan dan dapat menjadi alternatif yang layak ketika data cuaca yang dibutuhkan oleh FAO-Penman Monteith tidak tersedia secara lengkap. Dari segi akurasi dan keandalan, Blaney-Criddle terbukti memiliki kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan Hargreaves-Samani. Hal ini terlihat dari nilai Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE) yang sangat rendah, masing masing sebesar 0,16 dan 0,12. Sebaliknya, Hargreaves-Samani menunjukkan nilai RMSE dan MAE yang tinggi yaitu 2,2 dan 2,17 yang menandakan bahwa hasil perhitungannya jauh menyimpang dari metode acuan. Lebih lanjut, analisis statistik menunjukkan bahwa metode Blaney-Criddle memiliki korelasi dan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi terhadap FAO-Penman Monteith. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,733 dan koefisien kepercayaan (c) sebesar 0,68 menunjukkan hubungan yang kuat dan konsisten. Sebaliknya, metode Hargreaves Samani hanya menunjukkan nilai r sebesar 0,253 dan c sebesar 0,064. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa metode Blaney-Criddle lebih sesuai untuk digunakan dalam perhitungan ET0 di wilayah penelitian yang memiliki keterbatasan data meteorologi.
dc.description.sponsorshipDr. Ir. Cahyoadi Bowo
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15140
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectevapotranspirasi
dc.subjectFAO-Penman Monteith
dc.subjectHargreaves Samani
dc.subjectBlaney Criddle
dc.titlePerbandingan Perhitungan Evaporasi Refrens ET0 Metode FAO Penman-Monteith dengan Blaney-Criddle dan Hargraves-Samani
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
191510301044 - SEBTU ALI ASSAMSA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
512.41 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
191510301044 - SEBTU ALI ASSAMSA - BAB 1.pdf
Size:
390.56 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
191510301044 - SEBTU ALI ASSAMSA - BAB 2.pdf
Size:
453.5 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
191510301044 - SEBTU ALI ASSAMSA - BAB 3.pdf
Size:
581.75 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
191510301044 - SEBTU ALI ASSAMSA - BAB 4.pdf
Size:
382.03 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: