Uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) Ekstrak Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora) Terhadap Streptococcus mutans
| dc.contributor.author | Allisya Gutari Carissa Siregar | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-13T01:49:43Z | |
| dc.date.issued | 2024-01-11 | |
| dc.description | Reaploud Repository 13 April-agus | |
| dc.description.abstract | Penyakit karies gigi ditandai dengan terjadinya demineralisasi jaringan keras gigi yang kemudian diikuti dengan rusaknya bahan organik gigi. Hal ini mengakibatkan terjadinya invasi bakteri dan kematian pulpa serta akan terjadi penyebaran infeksi hingga ke jaringan periapikal yang dapat menyebabkan rasa nyeri. S. mutans merupakan mikroorganisme utama yang terkait dengan perkembangan karies gigi. Chlorhexidine merupakan antibakteri kimia yang dapat mencegah pembentukan plak dan menghambat pertumbuhan bakteri karena memiliki sifat bakterisid dan bakteriostatik terhadap beberapa macam bakteri, salah satunya adalah S. mutans. Penggunaan chlorhexidine dalam waktu yang lama akan menimbulkan beberapa efek samping, yaitu iritasi, erosi mukosa, perubahan persepsi rasa, dan diskolorisasi gigi. Pencegahan efek samping tersebut diperlukan antibakteri alternatif, salah satunya adalah bahan alam yang memiliki efek samping lebih sedikit daripada bahan kimia. Kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) merupakan salah satu bahan alam yang berpotensi menjadi antibakteri alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minimum inhibitory concentration (MIC) dan minimum bactericidal concentration (MBC) ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) terhadap S.mutans. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratoris dengan the post test-only control group design. Penelitian dilakukan menggunakan 8 kelompok perlakuan yaitu ekstrak kulit buah kopi robusta dengan konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, 3.125%, chlorhexidine 0.2% sebagai kontrol positif, dan aquades steril sebagai kontrol negatif. Ekstrak kulit buah kopi robusta didapatkan dengan proses maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji MIC dilakukan menggunakan metode dilusi cair atau broth dilution test. Pengenceran bertingkat (serial dilution) agen antibakteri pada medium cair (BHI-B) kemudian ditambahkan dengan S.mutans dan diinkubasi selama 24 jam. Setelah dilakukan uji MIC, sediaan hasil uji MIC diambil sebanyak 1μl dilanjutkan penggoresan pada media MHA dan diinkubasi selama 24 jam. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik parametrik One Way Anova dan Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum dari ekstrak kulit buah kopi robusta yang dapat menghambat S.mutans adalah konsentrasi 50% dengan nilai rata-rata absorbansi yaitu 0,183 mendekati nilai rata-rata absorbansi dari kontrol positif chlorhexidine 0,2% yaitu 0,161 dan nilai rata-rata absorbansi dari kontrol negatif aquadest steril yaitu 0,194. Konsentrasi minimum dari ekstrak kulit buah kopi robusta yang dapat membunuh S.mutans adalah konsentrasi 50%. Hal tersebut dikarenakan pada konsentrasi tersebut tidak adanya pertumbuhan bakteri. Hasil uji MIC pada 8 kelompok perlakuan dilakukan analisis menggunakan uji One Way Anova dan Post Hoc LSD. Hasil uji One Way Anova menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pada semua kelompok. Uji statistik lanjutan untuk mengetahui kelompok yang berbeda besar makna yaitu uji Post Hoc LSD. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antar kelompok, kecuali antara EKBKR 100% dengan EKBKR 50% dan kontrol postif, antara EKBKR 50% dengan kontrol negatif, antara EKBKR 25% dengan EKBKR 12,5% dan kontrol negatif terlihat tidak ditemukan adanya perbedaan yang bermakna (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) memiliki nilai MIC dan MBC terhadap S.mutans pada konsentrasi 50%. Ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) terbukti memiliki sifat bakteriostatik dan bakterisid. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : drg. Tantin Ermawati, M.Kes Dosen Pembimbing Anggota : drg. Nadie Fatimatuzzahro, MD.Sc | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6840 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | Minimum Inhibitory Concentration (MIC) | |
| dc.subject | Minimum Bactericidal Concentration (MBC) | |
| dc.subject | Kopi Robusta | |
| dc.subject | Kulit Buah Kopi Robusta | |
| dc.subject | Coffea canephora | |
| dc.subject | Streptococcus mutans | |
| dc.title | Uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) Ekstrak Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora) Terhadap Streptococcus mutans | |
| dc.type | Other |
