Rehabilitasi Terhadap Penyalahguna Narkotika Jenis Sintetik Murni (Putusan Nomor 605/pid.sus/2023/PN Jmr Dan Putusan Nomor 1054/pid.sus/2023/PN Jkt. Utr)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Hukum

Abstract

Studi ini meneliti perbedaan dalam penjatuhan hukuman terhadap pengguna narkotika sintetis murni dengan membandingkan Putusan Nomor 605/Pid.Sus/2023/PN Jmr (penjara) dan Putusan Nomor 1054/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Utr (rehabilitasi). Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, analisis mengungkapkan bahwa perbedaan ini berasal dari orientasi peradilan yang berbeda: pendekatan formal dan retributif dalam kasus Jember, dan pendekatan restoratif dalam kasus Jakarta Utara. Temuan menunjukkan bahwa rekomendasi Tim Asesmen Terpadu (TAT) merupakan penentu penting dalam penerapan sanksi rehabilitasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Studi ini menyimpulkan bahwa konsistensi peradilan dan penggunaan optimal asesmen TAT sangat penting untuk menyelaraskan praktik peradilan dengan tujuan hukum dalam memprioritaskan pemulihan dan perlindungan pengguna narkoba.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 23 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By