Pengaruh Model Pembelajaran PODE (Predict Observe-Discuss-Explain) Berbantuan Media Pop Up Book Digital Terhadap Pemahaman Konsep Mapel IPAS dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Dalam pembelajaran IPA, terdapat kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa yaitu pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis. Namun pada faktanya, pembelajaran IPA belum berfokus untuk meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Pembelajaran di sekolah dasar telah menerapkan beberapa model pembelajaran yang variative seperti PBL, PjBL, dan kooperatif learning, tetapi hanya berfokus untuk mengukur hasil belajar siswa. dengan demikian perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai penerapan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran PODE (Predict-Observe-Discuss-Explain) merupakan salah satu model pembelajaran yang cocok diterapkan dalam pembelajaran IPA. Model pembelajaran ini mampu memfasilitasi kebutuhan siswa dalam pembelajaran IPA melalui sintaks yang sistematis yaitu prediksi, observasi, diskusi, dan penjelasan. Melalui penerapan model pembelajaran PODE, siswa mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritisnya. Disamping itu, efektivitas penerapan model PODE ini dapat dimaksimalkan dengan mengintegrasikannya dengan media pembelajaran berbasis teknologi yaitu media pop-up book digital. Media pop-up book digital ini mampu memvisualisasikan konsep abstrak dalam IPA sehingga mudah dipahami oleh siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Adakah pengaruh signifikan model PODE berbantuan media pop-up book digital terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa?” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh dari model pembelajaran PODE berbantuan media pop-up book digital terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian eksperimen semu menggunakan pola posttest-only non-equivalent control group. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 di SDS NU 17 Baitul Makmur, Jember. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, dimana sampel yang digunakan adalah siswa kelas IVA (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB (16 siswa) sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PODE berbantuan media pop-up book digital berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data menggunakan uji indepenndent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p < 0,05) pada hasil posttest pemahaman konsep, sementara pada kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Kedua hasil uji tersebut mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran PODE berbantuan media pop-up book digital dengan kelas kontrol yang menggunakan model kooperatif tipe STAD berbantuan media pop-up book digital. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PODE berbantuan media pop-up book digital efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Description
Reupload file Repository 7 April 2026_Yudi
