Ideologi Nasionalisme dalam Wacana Semboyan Militer di Pusdik Arhanud/TNI AD: Analisis Wacana Kritis

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Ideologi merupakan suatu ide atau gagasan, pandangan yang dibangun oleh suatu kelompok yang bersifat sistematis, tergantung pada arah atau tujuan yang diinginkan kelompok. Ideologi tersebar luas di seluruh dunia. Hal ini disebabkan oleh sifat dinamis pemikiran manusia yang melahirkan konsep-konsep baru, termasuk ideologi-ideologi baru. Nasionalisme merupakan salah satu jenis ideologi yang berkembang di seluruh dunia. Konsep nasionalisme menyatakan bahwa manusia dan masyarakat perlu memiliki rasa patriotisme dan pengetahuan yang kuat terhadap bangsa dan negara. Bentuk rasa nasionalisme terhadap negara dan bangsa tidak hanya berupa peran suatu individu namun juga dapat berbentuk tulisan, atau wacana yang memiliki makna cinta tanah air serta mengandung nilai-nilai terkait dengan ideologi nasionalisme. Bentuk wacana yang di dalamnya mengandung ideologi nasionalisme yakni wacana dalam semboyan militer yang dapat ditemui di pusat pendidikan kemiliteran seperti halnya pusat pendidikan dan latihan militer Tentara Nasional Indonesia (TNI). Semboyan militer yang diciptakan tersebut ditujukan agar menumbuhkan sikap nasionalisme, menjaga kedisiplinan, menaati perintah dan menaati atasan, menjunjung tinggi keberanian dalam melaksanakan tugas, kesiapan mengabdi kepada negara, serta menjaga semangat dan nama baik prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Wacana dipecah menjadi tiga kategori oleh Teun A. van Dijk: dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Salah satu dimensi yang mengkaji penerapan pendekatan wacana adalah dimensi teks. Analisis dimensi kognisi sosial melihat bagaimana ide, pemahaman, bahkan kognisi menjadi landasan pembentukan wacana. Adapun aspek yang mengkaji kondisi dan situasi yang berlangsung di masyarakat sehingga memengaruhi terbentuknya wacana adalah dimensi konteks sosial. Keseluruhan dimensi ini saling memengaruhi dan berkaitan satu sama lainnya. Menurut Van Dijk, sebuah teks dapat dikategorikan menjadi tiga tingkatan: struktur makro, suprastruktur, dan struktur mikro. Setiap level terhubung satu sama lain. Fokus masalah penelitian ini, yaitu menjabarkan 1) ideologi nasionalisme wacana semboyan militer di Pusdik Arhanud/TNI AD dan (2) mendeskripsikan strategi pengarang dalam semboyan militer di Pusdik Arhanud/TNI AD. Teknik pengumpulan data merupakan cara yang dilakukan untuk memperoleh data yang nantinya dikumpulkan sebagai bahan penelitian. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan tersebut, pada penelitian ini diperlukan suatu teknik pengumpulan data. Dalam penelitian ini digunakan strategi dokumentasi dan observasi untuk memperoleh data. Wacana slogan-slogan militer yang mempunyai gagasan ideologi nasionalis merupakan data yang dihasilkan oleh penelitian ini. Metode analisis kualitatif digunakan sebagai teknik analisis data dalam penelitian ini. Karena wacana dalam semboyan militer lebih menekankan pada makna teks dibandingkan totalitas elemen kategori, maka dipilihlah teknik analisis isi kualitatif. Dengan menggunakan pendekatan teori analisis wacana kritis, analisis isi kualitatif digunakan untuk melihat dokumen yang dapat berupa teks, gambar, simbol, dan lain-lain untuk memahami budaya suatu setting sosial tertentu. Diakui adanya ideologi nasionalis dalam pidato slogan militer berdasarkan data yang dikumpulkan untuk penelitian ini. Disarankan bagi peneliti selanjutnya yang bermaksud melakukan penelitian serupa untuk menggunakan analisis wacana kritis. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai wacana semboyan militer pada elemen wacana tambahan yang tidak tercakup dalam penelitian ini. Disarankan pembaca untuk memahami penelitian ini guna memperoleh pemahaman mengenai topik dalam pembahasan motto militer di Pusat Pendidikan Arhanud/TNI AD.

Description

Reupload file 9 februari 2026_ratna/dea

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By