Analisis Pendapatan dan Risiko Usahatani Kembang Kol di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Kembang kol merupakan salah satu komoditas hortikultura jenis sayuran, mempunyai prospek pengembangan yang cukup baik dan berdampak positif dalam hal meningkatkan pendapatan petani, memperluas lapangan pekerjaan, dan peningkatan gizi masyarakat. Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe merupakan salah satu daerah yang mengusahakan komoditas kembang kol dan potensial untuk pengembangan komoditas kembang kol. Desa Cumedak salah satu sentra produksi kembang kol mengalami beberapa permasalahan, yaitu adanya perubahan cuaca yang tidak dapat diprediksi, serangan hama, dan produksi dan pendapatan petani yang berfluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendapatan usahatani kembang kol, (2) risiko produksi usahatani kembang kol, dan (3) risiko pendapatan usahatani kembang kol. Penentuan daerah penelitian menggunakan metode penelitian purposive method yaitu di Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitik. Teknik pengambilan contoh menggunakan metode purposive sampling dengan menggunakan sampel sebanyak 32 orang petani. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Metode analisis dengan menggunakan analisis pendapatan dan analisis koefisien variasi. Usahatani kembang kol di Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe yang dikonversi dalam satu hectare tergolong menguntungkan. Penerimaan pendapatan petani dalam dua musim terdapat perbedaan, dimana pada musim tanam pertama petani kembang kol mendapatkan hasil sebesar Rp 287.554.937/Ha dan musim tanam kedua mendapatkan hasil sebesar Rp 68.470.822/Ha. Sumber-sumber risiko produksi usahatani kembang kol yang dihadapi oleh petani berasal dari faktor eksternal yaitu cuaca atau iklim, hama dan penyakit, kesuburan lahan, dan kualitas bibit sedangkan dari faktor internal yaitu modal. Nilai koefisien variasi risiko produksi usahatani kembang kol Desa Cumedak kecamatan Sumberjambe adalah sebesar 0,48 < 0,5 hal ini menyatakan bahwa tingkat risiko produksi kembang kol Desa Cumedak kecamatan Sumberjambe tergolong rendah. Sumber risiko produksi usahatani kembang kol berasal dari faktor eksternal yaitu cuaca dan iklim, hama dan penyakit, kondisi lahan, dan kualitas bibit. Sedangkan faktor internal yaitu modal. Risiko pendapatan usahatani kembang kol Desa Cumedak kecamatan Sumberjambe memiliki hasil penilaian risiko pendapatan berdasarkan nilai koefisien variasi (CV) yaitu sebesar 0,93 > 0,5 hal ini menyatakan bahwa risiko pendapatan usahatani kembang kol di Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe selama dua periode tanam memiliki tingkat risiko pendapatan yang tinggi dan dapat berdampak kerugian pada petani. Sumber risiko pendapatan usahatani kembang kol Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe berasal dari pemanfaatan lahan yang kurang maksimal, fluktuasi produksi kembang kol, dan biaya produksi yang besar.

Description

Reupload Repository 11 Februari 2026_Hasim/Firdiana

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By