Analisis Kebutuhan Air Tanaman dan Efisiensi Penggunaan Air Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) dalam Budidaya Hidroponik di Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Efisiensi penggunaan air menjadi krusial untuk mengurangi tekanan pada sumber daya air yang terbatas, meningkatkan hasil panen, dan produktivitas pertanian. Sistem budidaya hidroponik menawarkan solusi dengan potensi pengurangan penggunaan air hingga 90% dibandingkan pertanian konvensional. Namun, kebutuhan air tanaman selada (Lactuca sativa L.) bervariasi tergantung pada jenis tanaman, fase pertumbuhan, dan kondisi lingkungan, sehingga diperlukan analisis efisiensi penggunaan air dan kebutuhan air pada selada dalam budidaya hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air tanaman selada pada budidaya hidroponik dengan varietas yang berbeda, serta menganalisis efisiensi penggunaan air pada budidaya hidroponik tanaman selada dengan varietas yang berbeda. Penelitian dilakukan di greenhouse dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan tiga ulangan. Media tanam yang digunakan adalah rockwool. Parameter yang diamati meliputi evapotranspirasi, kebutuhan air, dan efisiensi penggunaan air (WUE). Hasil menunjukkan bahwa varietas Lilybel memiliki kebutuhan air tertinggi (953,6 L), sedangkan varietas Claribel terendah (626,4 L). Namun, varietas Jesibel menunjukkan efisiensi penggunaan air tertinggi (0,84 g/cm³). Ini menunjukkan bahwa efisiensi air tidak hanya ditentukan oleh jumlah air yang digunakan, tetapi juga oleh faktor fisiologis tanaman dan kestabilan lingkungan budidaya. Kebutuhan air berbeda antar varietas, dan varietas Jesibel paling efisien dalam memanfaatkan air dan pentingnya pemilihan varietas yang tepat untuk meningkatkan efisiensi air dalam budidaya hidroponik.

Description

Reuploud Repository hasyim Juni 2026 Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 10 Juni 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By