Kajian Politik Novel Kubah Karya Ahmad Tohari Dalam Perspektif Pragmatik
| dc.contributor.author | Abdul Basyir | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-26T03:27:14Z | |
| dc.date.issued | 2003-10-20 | |
| dc.description | :: Finalisasi file repositori 26 Oktober 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Karya sastra merupakan salah satu media yang dapat digunakan pengarang untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan tanggapan terhadap realitas sosial maupun politik. Novel Kubah karya Ahmad Tohari menggambarkan kehidupan masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan pergolakan politik, konflik ideologi, serta dampaknya terhadap kehidupan individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek politik dalam novel Kubah melalui perspektif pragmatik, khususnya dengan memperhatikan pesan pengarang dan kemungkinan pengaruh karya sastra terhadap pembaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik sastra. Data penelitian berupa kata, kalimat, dialog, dan narasi yang mengandung persoalan politik dalam novel Kubah. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca secara cermat, pencatatan, dan dokumentasi. Data selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan tema politik, seperti konflik ideologi, kekuasaan, stigma politik, hubungan individu dengan masyarakat, serta dampak peristiwa politik terhadap kehidupan tokoh. Analisis dilakukan dengan menafsirkan makna data dan menghubungkannya dengan konteks sosial-politik yang melatarbelakangi cerita. Pembahasan penelitian diarahkan pada cara novel merepresentasikan pengalaman individu yang terdampak konflik politik serta bagaimana penggambaran tersebut menyampaikan pesan kemanusiaan kepada pembaca. Novel ini dapat dikaji sebagai refleksi mengenai konsekuensi konflik ideologis, perlakuan masyarakat terhadap individu yang memiliki latar belakang politik tertentu, dan pentingnya penerimaan sosial. Melalui perspektif pragmatik, penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan fungsi pesan politik dan nilai kemanusiaan yang disampaikan pengarang. Dengan demikian, kajian ini diharapkan memperkaya pemahaman terhadap hubungan antara karya sastra, realitas politik, dan pembaca, sekaligus menunjukkan peran sastra sebagai sarana refleksi kritis terhadap pengalaman sejarah masyarakat Indonesia. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15778 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | kajian politik | |
| dc.subject | pragmatik sastra | |
| dc.subject | novel Kubah | |
| dc.subject | Ahmad Tohari | |
| dc.subject | kritik sosial | |
| dc.title | Kajian Politik Novel Kubah Karya Ahmad Tohari Dalam Perspektif Pragmatik | |
| dc.type | Other |
