Kajian Penggunaan Kemasan Bahan Plastik Polietilen, Paper Bag, dan Karton Duplek Terhadap Karakteristik Fisik Simplisia Temulawak

dc.contributor.authorPriyanto Wicaksono
dc.date.accessioned2026-07-15T03:48:58Z
dc.date.issued2026-04-10
dc.descriptionFinalisasi oleh Agus 15 Juli 2026
dc.description.abstractTemulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb) merupakan salah satu tanaman keluarga Zingiberaceae yang tumbuh dan digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Kandungan utamanya meliputi pati (48–54%), kurkuminoid (1–5%), dan minyak atsiri (3–12%) yang mengandung protein, lemak, mineral (kalium, natrium, kalsium, zat besi), dan serat. Bermanfaat meningkatkan nafsu makan, antikolesterol, antiinflamasi, antianemia, antioksidan, serta antimikroba. Temulawak memiliki umur simpan yang singkat sehingga diperlukan pengolahan menjadi simplisia untuk meningkatkan umur simpan dan menjaga mutu, salah satunya yaitu dengan menyimpannya dalam kemasan yang proper. Kendala yang dialami ketika pengemasan yaitu kerapatan pengemasan dan konssistensi perlakuan pengujian pada simplisia temulawak yang dapat menurunkan mutu fisik simplisia. Hal ini dapat diatasi dengan mengemasnya dengan rapi untuk memastikan kerapatan. Selain itu terdapat kendala konsistensi perlakuan pengujian yaitu dengan mengonsep dan mengelompokkan prosedur pengujian agar tetap sesuai prosedur sehingga perubahan fisik terjadi secara alami. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan mutu fisik simplisia temulawak dan analisis pengaruh perbedaan kemasan dan waktu simpan terhadap mutu fisik simplisia yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua variabel jenis kemasan dan waktu penyimpanan. Kemasan yang digunakan yaitu karton duplek, paper bag kraft, dan plastik PE, sedangkan waktu penyimpanan yang digunakan yaitu 1minggu, 2 minggu, 3 minggu, dan 4 minggu. Simplisia temulawak yang diperoleh kemudian dilakukan pengukuran parameter mutu fisik meliputi kadar air, massa jeniis densitas, kadar abu, dan derajat kuning. Data mutu fisik yang telah diperoleh kemudian dilakukan analisis data dengan uji ANOVA dua arah lalu dilakukan ui lanjut Tuky. Hasil pengukuran derajat kuning 20,75 – 32,54; densitas berkisar 0,85 g/ml – 1,01 g/ml; kadar air 15,42% - 21,07%; dan kadar abu berkisar 4,16% – 5,79%. Berdasar analisis data yang telah dilakukan Jenis kemasan berpengaruh terhadap kadar air, dan massa jenis. Sedangkan waktu penyimpanan berpengaruh terhadap Kadar air, Massa jenis, Kadar abu, Kadar keputihan, dan Kadar kekuningan. Interaksi lama penyimpanan dan jenis kemasan simplisia tidak memberikan pengaruh terhadap parameter mutu fisik simplisia yang dihasilkan selain massa jenis.
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama : Ning Puji Lestari, S.T., M.Eng.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11304
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknologi Pertanian
dc.subjectMutu Fisik Simplisia Kemasan Karton
dc.subjectPaper bag
dc.subjectdan plastik PE
dc.titleKajian Penggunaan Kemasan Bahan Plastik Polietilen, Paper Bag, dan Karton Duplek Terhadap Karakteristik Fisik Simplisia Temulawak
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
201710201055_Priyanto Wicaksono_Bendel Skripsi Simplisia final repositori.pdf
Size:
1.1 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: