Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Matematika adalah salah satu ilmu yang mempunyai peranan penting
dalam kehidupan sehari-hari. Matematika adalah bahasa simbol dimana setiap
orang yang belajar matematika dituntut untuk mempunyai kemampuan untuk
berkomunikasi dengan menggunakan bahasa simbol tersebut. Dalam peraturan
Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 22 tentang Standar Isi untuk
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (BSNP, 2006), tujuan pembelajaran
matematika jelas ditunjukkan salah satunya adalah memecahkan masalah yang
meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika,
menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Dengan proses
sistematis tersebut, guru dapat mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi
siswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Kemampuan komunikasi
seharusnya meliputi pemikiran, menanyakan pertanyaan, menjelaskan pertanyaan,
dan membenarkan ide-ide.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi
matematis siswa dalam menyelesaikan masalah system persamaan linear dua
variabel. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes
tulis dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-E MTs Negeri 5
Jember. Setelah subjek mengerjakan soal tes tulis siswa dikategorikan menjadi
siswa berkemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang dan rendah kemudian
melakukan wawancara terhadap siswa tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 siswa yang memiliki
komunikasi matematis tulis tinggi dan memiliki kemampuan komunikasi matematis
lisan sangat baik, 2 siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis
sedang dan memiliki kemampuan komunikasi matematis lisan baik, dan 2 siswa
yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis rendah serta komunikasi
matematis lisan cukup.
Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis tinggi mampu
memenuhi 3 dari 4 indikator tes tulis (memahami permasalahan dari gagasan yang
diberikan dalam bentuk tulis, mengungkapkan strategi dalam permasalahan, dan
menyelesaikan permasalahan dari strategi yang dibuat ) dan memiliki kemampuan
komunikasi matematis lisan sangat baik yang mampu memenuhi 3 indikator tes
lisan (memahami permasalahan dari gagasan yang diberikan dalam bentuk lisan,
mengungkapkan strategi dalam permasalahan, dan menyelesaikan permasalahan
dari strategi yang dibuat) serta menjawab dengan sangat lancar dan benar.
Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis sedang mampu
memenuhi 2-3 indikator tes tulis (memahami permasalahan dari gagasan yang
diberikan dalam bentuk tulis, mengungkapkan strategi dalam permasalahan
walaupun masih ada yang tidak lengkap, dan menyelesaikan permasalahan dari
strategi yang dibuat) dan memiliki kemampuan komunikasi matematis lisan baik
yang mampu memenuhi 2-3 indikator tes lisan (memahami permasalahan dari
gagasan yang diberikan dalam bentuk lisan, mengungkapkan strategi dalam
permasalahan, dan menyelesaikan permasalahan dari strategi yang dibuat walaupun
kurang tepat). Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis rendah
mampu memenuhi 1-2 indikator tes tulis (memahami permasalahan dari gagasan
yang diberikan dalam bentuk tulis, dan mengungkapkan strategi dalam
permasalahan walaupun tidak lengkap) dan memiliki kemampuan komunikasi
matematis lisan cukup mampu memenuhi 1-2 indikator tes lisan (memahami
permasalahan dari gagasan yang diberikan dalam bentuk lisan, mengungkapkan
strategi dalam permasalahan walaupun kurang tepat)
Description
reupload file repository 6 april 2026 izza/tofik
