Novel Brink of Senses Karya Mertha Sanjaya: Kajian Psikologi Kepribadian

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Hasil analisis struktural menunjukkan keterkaitan antarunsur, yakni antara tema, penokohan dan perwatakan, konflik, dan latar. Tema mayor berupa usaha seorang remaja laki-laki yang berjuang untuk mendekati orang yang ia cintai. Tema minor mendukung tema mayor, meliputi penantian terhadap orang yang dicintai menciptakan rasa semangat, kepedulian terhadap keluarga merupakan sebuah tanggung jawab, dan perjuangan yang tulus merupakan kebaikan. Kevin sebagai tokoh utama memiliki konflik yang dominan sehingga waktu penceritaannya paling banyak di dalam cerita. Konflik fisik berupa konflik antara manusia dan manusia yakni, konflik antara Scarlett dan Kevin, serta Kevin dan Dean. Konflik antara manusia dan masyarakat yakni, antara Kevin dan para perampok, kemudian konflik antara ide yang satu dan ide yang lain yakni, Kevin dan Marcus. Konflik batin berupa konflik antara seseorang dengan kata hatinya yakni, Kevin yang bingung memutuskan untuk mengambil uang milik Scarlett. Tema, penokohan dan perwatakan, serta konflik berkaitan erat dengan latar. Latar waktu, tempat, dan sosial mempengaruhi berbagai unsur struktural dalam novel. Hasil analisis psikologi kepribadian dalam novel Brink of Senses mencakup stuktur kepribadian dan dinamika kepribadian yang meliputi kecemasan dan mekanisme pertahanan ego. Analisis difokuskan pada tokoh utama yaitu Kevin, sedangkan Scarlett, Joseph, dan Marcus sebagai tokoh tambahan. Kevin dengan struktur kepribadian berupa Id atau keinginan di dalam pikiran alam bawah sadar yang menimbulkan ketegangan dalam dirinya. Kinerja Id Kevin yang paling kuat adalah menginginkan dirinya agar menjadi teman Scarlett, karena ia mencintainya. Ego Kevin terus berupaya untuk mewujudkan keinginan alam bawah sadarnya. Superego Kevin adalah berusaha menjaga tindakan agar bertingkah laku baik, serta tidak menyerah dengan ambisinya. Struktur kepribadian Kevin terus mengalami perubahan dalam cerita. Dinamika kepribadian tokoh Kevin digerakkan oleh insting hidup. Kevin ingin memulai hidup yang berbeda di New York dan lepas dari kecemasan neurotis yang ia alami. Kevin takut apabila kehilangan kendali akan dirinya, sehingga terkadang ia masih meminum obat penenang sebagai mantan penderita PTSD. Mekanisme pertahanan ego Kevin adalah mekanisme pertahanan ego represi. Id Scarlett untuk terus mengikuti suara dalam hatinya untuk menari dan menunggu seseorang. Ego Scarlett bekerja dengan terus menari balet di Battery Park. Superego Scarlett berkerja dengan mengikuti aturan ibunya untuk tidak menari sepanjang hari tanpa berhenti. Dinamika kepribadian Scarlett mengalami kecemasan realistis dan neurotis yang direduksi dengan Mekanisme Pertahanan Ego yakni, represi dan regresi. Tokoh Scarlett mengalami perubahan kepribadian tertutup, menjadi lebih terbuka kepada Kevin. Struktur kepribadian Joseph berjalan seimbang. Id Marcus adalah keinginan untuk membantu Scarlett dari gangguan kepribadian mental karena didorong rasa sayang. Ego Marcus bertindak dengan menjadi psikiater tanpa upah untuk Scarlett. Superego Marcus berupa empati yang tinggi dengan menolong orang di sekitarnya.

Description

Reupload file repositori 9 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By