Konstruksi Sosial Pengetahuan Pengelolaan Sampah di Desa Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Permasalahan pengelolaan sampah anorganik di pedesaan masih menjadi
tantangan, seperti terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah, rendahnya kesadaran
warga tentang pentingnya pemilahan dan daur ulang, serta belum tersedianya sistem
pengangkutan atau pengumpulan sampah yang memadai. Penelitian ini bertujuan
untuk mendiskripsikan Konstruksi Sosial dalam pengelolaan sampah di Desa
Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, melalui studi terhadap
komunitas Bank Sampah Mandiri FNU. Program bank sampah ini diinisiasi oleh
Fatayat NU dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat sebagai bentuk
solusi berbasis masyarakat. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan studi kasus dan teori Konstruksi Sosial oleh Peter L. Berger dan
Thomas Luckmann, yang mencakup tiga tahap utama: eksternalisasi, objektivasi,
dan internalisasi. Pentingnya penelitian ini terletak pada upaya memahami
bagaimana perubahan cara pandang dan kebiasaan masyarakat desa dalam
mengelola sampah dapat terbentuk melalui interaksi sosial dan kesadaran kolektif
dalam konteks program bank sampah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan
bahwa proses konstruksi sosial dalam pengelolaan sampah terjadi melalui
sosialisasi ide, pelembagaan praktik pemilahan, serta penyerapan nilai oleh
masyarakat sebagai norma baru. Program bank sampah terbukti meningkatkan
kesadaran lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Description
Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Teddy/Hendra
