Pemodelan Fosfat Menggunakan Software WASP di Sungai Bedadung Segmen Desa Tamansari dan Desa Lojejer
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Penelitian ini difokuskan pada Daerah Aliran Sungai Bedadung yang sangat vital
bagi Desa Tamansari dan Desa Lojejer di Kecamatan Wuluhan yang
memanfaatkan lahan tersebut untuk pemukiman, pertanian, perkebunan, dan
peternakan. Akan tetapi, pembuangan limbah secara terus menerus oleh
masyarakat telah menyebabkan kualitas air menurun, sehingga sungai tidak dapat
berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan tindakan pengendalian
pencemaran, meliputi pencegahan, penanganan, dan pemulihan kualitas air.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis kapasitas
pencemaran dengan menggunakan model kualitas air melalui perangkat lunak
WASP (Water Quality Analysis Simulation Program). Pemodelan tersebut
bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air fosfat di Sungai Bedadung, menentukan
kapasitasnya dalam menampung beban pencemar, dan memvalidasi model yang
digunakan. Pengukuran fosfat di tiga titik menunjukkan variasi nilai. Nilai uji
parameter fosfat yaitu Titik 1 pukul 09.00 sebesar 0,32 mg/L; pukul 13.00 sebesar
0,42 mg/L; pukul 16.00 sebesar 0,22 mg/L; Titik 2 pukul 09.00 sebesar 0,26
mg/L, pukul 13.00 sebesar 0,26 mg/L, pukul 16.00 sebesar 0,68 mg/L; Titik 3
pukul 09.00 sebesar 0,31 mg/L, pukul 13.00 sebesar 0,27 mg/L dan pukul 16.00
sebesar 0,35 mg/L. Model kualitas air yang disimulasikan menggunakan
perangkat lunak WASP meliputi parameter pH, suhu, oksigen terlarut, dan fosfat
serta divalidasi menggunakan metode MAE (Mean Absolute Error). Hasil
perhitungan beban pencemar aktual menunjukkan Titik 1 sebesar 389,6 kg/hari,
Titik 2 sebesar 1491,4 kg/hari, dan Titik 3 sebesar 3517,1 kg/hari, sedangkan
beban pencemar hasil simulasi masing-masing sebesar 423,3 kg/hari, 1056,2
kg/hari, dan 489 kg/hari. Kedua hasil tersebut menunjukkan bahwa beban
pencemar fosfat melebihi kapasitas maksimum Sungai Bedadung. Validasi model
menggunakan metode MAE menunjukkan hasil mendekati 0 dengan nilai 0,018,
yang menunjukkan bahwa hasil simulasi mendekati data sebenarnya.
Description
Reuploud file repositori 5 maret 2026_Firli
