Investasi Jangka Panjang Petani Kecil Sawah Tambak melalui Pendidikan Tinggi Anak di Desa Srirande Kabupaten Lamongan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian yang berjudul Investasi Jangka Panjang Petani Kecil Sawah
Tambak melalui Pendidikan Tinggi Anak di Desa Srirande membahas mengenai
upaya petani kecil sawah tambak dalam membiayai pendidikan tinggi anak sebagai
bentuk investasi jangka panjang keluarga. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
kondisi ekonomi petani kecil yang cenderung menghadapi ketidakpastian
pendapatan akibat ketergantungan pada hasil pertanian dan tambak, namun mereka
tetap memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pendidikan sebagai jalan
untuk memperbaiki kehidupan sosial ekonomi keluarga di masa depan. Pendidikan
tinggi dipandang bukan hanya sebagai kebutuhan pendidikan, tetapi juga sebagai
strategi untuk meningkatkan status sosial di masa medatang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi untuk memahami pengalaman dan pertimbangan petani dalam
mengambil keputusan membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi terhadap petani kecil di Desa Srirande. Penelitian ini menggunakan
teori petani rasional dari Samuel L. Popkin, khususnya konsep investasi dan
pertaruhan. Dalam teori tersebut, petani dipandang sebagai aktor rasional yang
mampu melakukan perhitungan ekonomi dan mempertimbangkan keuntungan
jangka panjang dalam setiap keputusan yang diambil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kecil sawah tambak melakukan
berbagai strategi untuk mempertahankan pendidikan anak, seperti menghemat
pengeluaran rumah tangga, bekerja sampingan, meminjam uang, menjual aset. serta
memanfaatkan jejaring sosial. Pengorbanan tersebut dilakukan karena petani
memiliki harapan bahwa pendidikan tinggi dapat membuka peluang pekerjaan yang
lebih baik bagi anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan.
Pendidikan tinggi dipahami sebagai bentuk investasi sosial dan ekonomi yang
memiliki nilai jangka panjang, meskipun harus disertai dengan risiko ekonomi dan
pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
keputusan petani kecil dalam membiayai pendidikan tinggi anak merupakan tindakan rasional yang didasarkan pada harapan akan perubahan status sosial dan
kehidupan ekonomi yang lebih baik bagi generasi berikutnya.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Juli 30
