Implementasi Metode HIRADC Dalam Evaluasi Risiko Lingkungan Kerja Fisik Pada Industri Barecore (Studi Kasus Pada PT. XYZ
| dc.contributor.author | Ahmad Febri | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-31T08:43:35Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-27 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Repositori File 31 Juli 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan kayu dengan produk utama berupa barecore, plywood, dan blockboard. Divisi barecore memiliki 124 tenaga kerja yang terbagi dalam dua shift produksi. Proses produksi dilakukan dalam satu area kerja tanpa sekat antar departemen sehingga memungkinkan terjadinya paparan bahaya fisik dari berbagai aktivitas produksi secara bersamaan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu dievaluasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya fisik, menilai tingkat risiko menggunakan metode HIRADC, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko pada area produksi barecore PT XYZ. Metode HIRADC dipilih karena mampu mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian yang sesuai dengan kondisi lapangan. Penelitian dilakukan pada Januari hingga April 2026. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, pengukuran lingkungan kerja fisik, dan penyebaran kuesioner kepada 30 pekerja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran lingkungan kerja meliputi kebisingan, suhu, dan pencahayaan. Sementara itu, kuesioner digunakan untuk memperoleh penilaian likelihood dan severity dari setiap potensi bahaya yang teridentifikasi. Data kemudian dianalisis menggunakan metode HIRADC untuk menentukan tingkat risiko serta prioritas pengendalian. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sumber bahaya di area produksi barecore berasal dari mesin, material, lingkungan kerja, dan metode kerja. Potensi bahaya yang ditemukan meliputi kebisingan, debu kayu, suhu tinggi, pencahayaan kurang, pisau berputar, getaran, kayu terpental, gerakan berulang, berdiri lama, dan pengangkatan manual. Bahaya tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pendengaran, gangguan pernapasan, dehidrasi, kelelahan, cedera akibat mesin, nyeri punggung, nyeri lutut, serta gangguan muskuloskeletal lainnya. Hasil penilaian risiko menunjukkan terdapat 110 risiko yang teridentifikasi, terdiri atas 16 risiko kategori rendah (low risk), 61 risiko kategori sedang (medium risk), 31 risiko kategori tinggi (high risk), dan 2 risiko kategori ekstrem (extreme risk). Risiko kategori tinggi didominasi oleh gangguan pernapasan akibat debu kayu, gangguan pendengaran akibat kebisingan, dehidrasi akibat suhu tinggi, nyeri sendi akibat gerakan berulang, nyeri lutut akibat berdiri lama, serta kelelahan fisik akibat beban kerja tinggi. Risiko kategori ekstrem ditemukan pada kelelahan fisik akibat durasi kerja 12 jam per hari pada aktivitas jumping saw dan bongkar press. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan pengendalian risiko sesuai hierarki pengendalian yang meliputi rekayasa teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan APD. Pengendalian yang diusulkan antara lain peningkatan sistem ventilasi, perbaikan pencahayaan, perawatan mesin secara berkala, penyusunan SOP, penerapan job rotation, micro break, pengaturan sistem kerja menjadi tiga shift, serta penggunaan APD seperti earplug, respirator N95, sarung tangan anti-cut, dan back support belt. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat mengurangi tingkat risiko dan meningkatkan kondisi keselamatan dan kesehatan kerja di area produksi barecore PT XYZ. | |
| dc.description.sponsorship | Dr.Nidya Shara Mahardika, S.TP., M.P | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12758 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknologi Pertanian | |
| dc.subject | industri | |
| dc.subject | pengolahan kayu | |
| dc.subject | barecore | |
| dc.subject | plywood | |
| dc.subject | dan blockboard | |
| dc.title | Implementasi Metode HIRADC Dalam Evaluasi Risiko Lingkungan Kerja Fisik Pada Industri Barecore (Studi Kasus Pada PT. XYZ | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221710301053 - AHMAD FEBRI - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 929.36 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221710301053 - AHMAD FEBRI - BAB 1.pdf
- Size:
- 380.9 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221710301053 - AHMAD FEBRI - BAB 2.pdf
- Size:
- 469.36 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221710301053 - AHMAD FEBRI - BAB 3.pdf
- Size:
- 404.86 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221710301053 - AHMAD FEBRI - BAB 4.pdf
- Size:
- 984.53 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
