Implikatur Unggahan Novia Widyasari Rahayu pada Quora Sebelum Bunuh Diri

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Penggunaan bahasa sebagai alat ekspresi diri semakin terfasilitasi oleh perkembangan media sosial. Perkembangan media sosial di era digital bukan hanya membantu masyarakat untuk mempercepat penyebaran informasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang baru untuk berekspresi dan aktualisasi diri. Ekspresi yang dibagikan di media sosial bukan hanya ekspresi positif, tetapi juga bentuk ekspresi negatif. Ekspresi negatif tersebut antara lain ungkapan kesedihan, kekecewaan, dan keputusasaan yang disampaikan secara tersirat maupun tersurat. Hal tersebut sejalan dengan fenomena masalah kesehatan mental yang semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan riset, masalah kesehatan mental yang berujung pada tindakan fatal bukan hanya terjadi pada kelompok usia dewasa, tetapi juga pada usia remaja bahkan anak-anak. Pada beberapa kasus bunuh diri di Indonesia, korban meninggalkan catatan catatan yang dibuat sebelum melakukan tindakan tersebut. Dari sudut pandang linguistik, catatan-catatan yang dibuat oleh korban bunuh diri tidak selalu menggambarkan kondisi batinnya secara ekspilisit. Sebaliknya, korban justru menggambarkannya secara implisit. Tuturan tuturan implisit tersebut perlu dianalisis menggunakan teori implikatur agar maksud tuturan bisa dipahami.

Description

Finalisasi Oktober 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By