Persepsi Kelompok Budidaya Terhadap Program Budidaya Lele Sistem Bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Sektor perikanan Indonesia memiliki peranan strategis dalam menopang
pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Peran pemerintah dalam meningkatkan
produktifitas pangan khususnya perikanan darat yaitu, dengan menerapkan program
budidaya lele sistem bioflok. Kecamatan Jombang merupakan salah satu kecamatan
yang menerima bantuan berupa budidaya lele sistem bioflok yang diberikan oleh
dinas perikanan Kabupaten Jember. Setelah program berjalan, kenyataannya program
tersebut memiliki kendala berupa kegiatan budidaya lele dengan sistem bioflok tidak
dilakukan lagi. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi kelompok budidaya
terhadap program budidaya lele sistem bioflok. Penentuan daerah penelitian
dilakukan dengan metode purposive atau purposive method, yang dilakukan di
Kecamatan Jombang Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah
dengan metode deskriptif kualitatif. Metode penentuan informan menggunakan
metode purposive sampling. Key informan yang dipilh adalah pihak ketua kelompok
budidaya dan penyuluh. Metode pengumpulan data menggunakan metode
wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu Teori
Meiles and Huberman (1984). Miles and Huberman (1984) yang terdiri dari data
reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil analisis
menunjukan bahwa program budidaya lele sistem bioflok di Kecamatan Jombang
Kabupaten Jember merupakan bantuan yang diberikan oleh salah satu tokoh
pemerintahan melalui dinas perikanan Kabupaten Jember yang diberikan kepada 3
kelompok budidya yang terdiri dari kelompok budidaya Maju Bersama, kelompok
budidaya Tirta Indah dan kelompok budidaya Keting Jaya. Persepsi kelompok
budidaya lele sistem bioflok di Kecamatan Jombang Kabupaten Jember sudah sesuai
dalam hal memberikan bantuan guna membantu masyarakat desa untuk
meningkatkan pendapatan kelompok budidaya. Persyatatan yang mudah untuk
dipenuhi serta adanya pembekalan membuat persepsi kelompok budidaya di
Kecamatan Jombang Kabupaten Jember dapat dengan mudah memperoleh bantuan
tersebut serta dapat dengan mudah memahami terkait budidaya lele sistem bioflok.
Program budidaya lele sistem bioflok di Kecamatan Jombang tidak dapat
berkelanjutan karena terkendala biaya sebab biaya pakan yang tinggi dan harga jual
yang murah membuat budidaya lele sistem bioflok tidak dapat dilanjutkan
dikarenakan biaya untuk budidaya selanjutnya tidak mencukupi sehingga harapan
kelompok budidaya terkait program sistem bioflok di Kecamatan Jombang
Kabupaten Jember perlu adanya pendampingan secara terus-menerus. Akan tetapi
sasaran dalam memberikan bantuan harus lebih diperhatikan dengan memilih
masyarakat yang memang melakukan usaha di bidang budidaya perikanan sehingga
program budidaya lele sistem bioflok akan berjalan maksimal.
Description
Reupload file repository 8 april 2026 yudi/mita
