Keanekaragaman Spesies Burung di Ekosistem Pesisir Rajegwesi Taman Nasional Meru Betiri

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) merupakan salah satu kawasan konservasi di Jawa Timur yang menjadi habitat penting bagi berbagai spesies burung. Komunitas burung tersebut menempati berbagai tipe ekosistem di TNMB, yang meliputi ekosistem darat yaitu hutan primer, hutan sekunder, perkebunan dan juga di ekosistem air yaitu kawasan pesisir seperti hutan pantai, hutan mangrove, dan muara. Ekosistem pesisir merupakan wilayah peralihan antara darat dan laut, yang digunakan burung sebagai tempat bersarang, mencari makan, dan tempat persinggahan bagi burung migran, seperti di kosistem pesisir Rajegwesi TNMB. Penelitian keanekaragaman spesies burung di Rajegwesi TNMB pernah dilakukan sebelumnya, namun penelitian tersebut belum meliputi seluruh area di Rajegwesi. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan meliputi area kawasan pesisir. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan keanekaragaman spesies burung di ekosistem pesisir Rajegwesi TNMB. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024 – Maret 2025 dan proses pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2024 di ekosistem pesisir Rajegwesi, TNMB. Pengambilan data burung menggunakan metode titik hitung/pengamatan (point count). Pengamatan burung dilakukan di lima titik pengamatan, disetiap titik pengamatan menggunakan radius 50m dengan durasi waktu disetiap titik 30 menit. Data yang diambil yaitu spesies burung dan jumlah individu setiap spesies burung. Spesies burung diamati dan didokumentasi dengan kamera DSLR Canon EOS 60D, sedangkan suara burung direkam menggunakan Bird NET kemudian dicatat jumlah individu tiap spesiesnya. Identifikasi spesies burung mengacu pada buku “Panduan Lapang Burung-Burung di Sunda Besar”, sedangkan rekaman suara diverifikasi menggunakan website Xeno-canto. Hasil identifikasi tersebut kemudian di verifikasi oleh dosen pembimbing. Selanjutnya, analisis data keanekaragaman spesies burung dilakukan melalui dua tahapan, yaitu menentukan komposisi spesies burung dan menghitung indeks keanekaragaman spesies Shannon-Wiener.

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By