Pengaruh Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Disscusion, Explain, Create) Terintegrasi SDGs Ke-6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Kelas V SDN Tegal Besar 02

dc.contributor.authorNurrul Asma'ul Octavia
dc.date.accessioned2026-07-22T04:13:27Z
dc.date.issued2026-05-25
dc.descriptionValidasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
dc.description.abstractKemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang harus dimiliki peserta didik. Namun, berdasarkan hasil PISA 2018, kemampuan berpikir kritis peserta didik di Indonesia masih berada di bawah rata-rata OECD. Kondisi ini juga ditemukan di SDN Tegal Besar 02 Jember, di mana hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa sekitar 50% peserta didik masih pasif dalam pembelajaran dan sebagian belum mencapai KKM (75), dengan rata-rata nilai kelas VA sebesar 69,82 dan kelas VB sebesar 63,21. Hal ini menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discussion, Explain, and Create) yang diintegrasikan dengan konteks SDGs ke-6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) menjadi salah satu alternatif yang dapat mendorong keterlibatan aktif peserta didik serta melatih kemampuan berpikir kritis melalui tahapan pembelajaran yang sistematis. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain non equivalent control group untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Sampel penelitian berjumlah 56 peserta didik kelas V SDN Tegal Besar 02 Jember yang terdiri dari 28 peserta didik kelas eksperimen dan 28 peserta didik kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa 23 soal pilihan ganda berbasis indikator FRISCO. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji normalitas KolmogorovSmirnov, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 82,60 yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 76,55. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dan uji homogenitas menunjukkan data homogen. Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔= 3,141 lebih besar dari 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙= 1,674 dengan derajat kebebasan (28 + 28) − 2 = 54 pada taraf signifikansi 0,05, serta nilai signifikansi 0,003 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, hasil uji keefektifan relatif menunjukkan nilai sebesar 42,34% yang menunjukkan bahwa model RADEC lebih efektif dibandingkan model PBL. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RADEC terintegrasi SDGs ke-6 berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: Agustiningsih, S. Pd., M. Pd
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11787
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectModel Pembelajaran
dc.subjectModel RADEC
dc.subjectPembangunan Berkelanjutan
dc.subjectSDGs 6
dc.subjectKemampuan Berpikir Kritis
dc.titlePengaruh Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Disscusion, Explain, Create) Terintegrasi SDGs Ke-6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Kelas V SDN Tegal Besar 02
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Repository Skripsi_Nurrul Asma'ul Octavia.pdf
Size:
899.88 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: