Uji Aktivitas Ansiolitik Ekstrak Etanol Biji Ketumbar dengan Metode Light Dark Test dan Forced Swimming Test

dc.contributor.authorMonica Lovelia Thalenta
dc.date.accessioned2026-03-25T05:35:55Z
dc.date.issued2025-07-15
dc.descriptionReupload file repositori 12 Mar 2026_Maya
dc.description.abstractGangguan kecemasan merupakan kondisi emosional yang ditandai oleh rasa takut dan cemas yang berlebihan, yang dapat disebabkan oleh persepsi ancaman dari lingkungan sekitar maupun dari dalam diri sendiri. Sayangnya, banyak penderita gangguan kecemasan yang tidak terdiagnosis secara tepat dan tidak memperoleh penanganan yang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan pengobatan yang tepat untuk menangani gangguan kecemasan, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu terapi farmakologi yang umum digunakan adalah benzodiazepin, seperti alprazolam. Namun, penggunaan alprazolam dapat menimbulkan berbagai efek samping, seperti sedasi berlebihan, ketergantungan, dan hipersensitivitas. Oleh karena itu, pencarian senyawa alami yang memiliki potensi efek ansiolitik dengan efek samping minimal menjadi penting untuk dikembangkan. Biji ketumbar (Coriandrum sativum) merupakan tanaman herbal yang diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, linalool, fenol, alkaloid dan steroid yang diduga memiliki aktivitas ansiolitik. Senyawa-senyawa tersebut memiliki potensi dalam memodulasi sistem neurotransmiter di otak, terutama sistem GABAergik dan serotonergik, yang berperan penting dalam regulasi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas ansiolitik ekstrak etanol biji ketumbar pada mencit jantan menggunakan dua metode pengujian perilaku, yaitu Light Dark Test (LDT) dan Forced Swimming Test (FST). Uji LDT digunakan untuk mengukur perilaku eksplorasi dan kecenderungan menghindari cahaya sebagai indikator kecemasan, sedangkan FST digunakan untuk mengamati perubahan waktu imobilitas sebagai respons terhadap stres akut, yang berkaitan dengan kecenderungan pasrah atau kelelahan psikologis. Pada penelitian ini digunakan mencit sebanyak 45 mencit. Pada metode LDT sebanyak 25 mencit dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan tiga kelompok uji ekstrak etanol biji ketumbar dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Pada metode FST sebanyak 24 mencit dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positifm dan tiga kelompok uji ekstrak etanol biji ketumbar dengan dosis 100,200, dan 400 mg/kgBB. Pemberian ekstrak dilakukan secara peroral kemudian pengamatan dilakukan sesuai dengan aturan dari masing-masing metode. Hasil pengujian menunjukkan nilai persentase rendemen yang dihasilkan dari proses ekstraksi biji ketumbar dengan metode ultrasonik menggunakan pelarut etanol 96% adalah 13,82%. Pengujian dengan metode LDT menunjukkan bahwa ekstrak biji ketumbar dosis 400 mg/kgBB dapat meningkatkan waktu yang dihabiskan di kompartemen terang dan jumlah transisi, yang menunjukkan efek ansiolitik. Sedangkan pada metode FST, ekstrak dosis 100 dan 200 mg/kgBB sudah menunjukkan peningkatan waktu imobilitas secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif, serta tidak berbeda signifikan dengan kelompok kontrol positif. Hal ini mengindikasikan bahwa ekstrak etanol biji ketumbar memiliki aktivitas ansiolitik yang sebanding dengan alprazolam.
dc.description.sponsorshipDPU: apt. Fransiska Maria C., S.Farm., M.Farm. DPA: apt. Diana Holidah, S.F., M.Farm.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5528
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.subjectEtanol Biji Ketumbar
dc.titleUji Aktivitas Ansiolitik Ekstrak Etanol Biji Ketumbar dengan Metode Light Dark Test dan Forced Swimming Test
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
MONICA LOVELIA THALENTA - 212210101111.pdf
Size:
1.71 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: