Pengaruh Dosis Silika Terhadap Kandungan Metabolit Sekunder Dan Pertumbuhan Tiga Varietas Tanaman Padi Gogo Yang Ternaungi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pengembangan padi gogo sebagai tanaman sela untuk meningkatkan produksi beras sering dihadapkan pada kendala naungan. Salah satu cara untuk mengatasi cekaman tersebut adalah pemilihan varietas yang tahan dan pemberian silika. Pemberian silika pada tanaman diduga mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dan kandungan metabolit sekunder seperti fenol dan flavonoid yang berperan dalam ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan. Demikian pula varietas diduga memiliki karakter pertumbuhan, kandungan metabolit sekunder, dan respon terhadap cekaman lingkungan yang berbeda. Untuk mengetahui pengaruh varietas dan pemberian silika tersebut terhadap kandungan metabolit sekunder dan pertumbuhan tanaman maka penelitian ini dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Fakultas Pertanian, Program Studi Proteksi Tanaman, Universitas Jember pada 7 Januari sampai 28 Mei 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis pupuk silika (S) meliputi S0: kontrol (-); S1: kontrol (+) berupa silika murni 12 g/tanaman S2: silika 14,55 g/tanaman; S3: silika 29,10 g/tanaman; S4: silika 43,65 g/tanaman. Faktor kedua adalah varietas padi gogo (V) meliputi V1: Inpago 13 Fortiz; V2: Inpago 12; V3: Situ Bagendit. Parameter yang diamati meliputi kandungan metabolit sekunder yaitu fenol, tanin, flavonoid, dan pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kombinasi nyata antara perlakuan dosis silika dan varietas setelah dilakukan uji ANOVA pada variabel pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan dosis silika dan vairetas mendapatkan hasil yang berpengaruh nyata setelah dilakukan uji one sample T-test pada kadar tanin dan flavonoid jika dibandingkan dengan tanpa silika, sedangkan hasil one sample T-test pada fenol menunjukkan tidak berpengaruh nyata. Pemberian perlakuan silika menurunkan kadar flavonoid dan tanin pada tanaman padi di penelitian ini.
Description
Reupload Repositori File 17 Maret 2026_Kholif Basri
