Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Kelas 8 dalam Menyelesaikan Permasalahan SPLDV
| dc.contributor.author | Mohamad Rismi Haitami Azizi | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-11T00:53:16Z | |
| dc.date.issued | 2024-07-29 | |
| dc.description | Reupload file repositori 09 Mar 2026_Maya | |
| dc.description.abstract | Matematika adalah ilmu yang bersifat universal dan memiliki peran penting dalam berbagai disiplin ilmu. Dalam pembelajaran matematika, diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir yang logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah mendorong aktivitas kreatif yang melibatkan imajinasi, intuisi, dan penemuan, serta mengembangkan pemikiran divergen, orisinalitas, rasa ingin tahu, membuat prediksi dan hipotesis, serta melakukan percobaan. Dengan berpikir kreatif, siswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah atau soal dengan berbagai ide atau gagasan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kemampuan berpikir kreatif (TKBK) siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV pada kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juli 2024 dengan subjek penelitian adalah satu kelas VIII di SMP Miftahul Ulum Bondowoso yang terdiri dari 18 siswa. Berdasarkan analisis data validasi instrumen, rerata (Va) untuk soal tes berpikir kreatif adalah 3,8 dan untuk pedoman wawancara adalah 3,7, sehingga kedua instrumen tersebut dianggap valid dan layak digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 50% siswa berada dalam kategori TKBK 0 (Tidak kreatif). Siswa dalam kategori ini hanya mampu memberikan satu jawaban benar dengan cara penyelesaian yang banyak digunakan siswa dan sudah diajarkan oleh guru. Sebanyak 27% siswa berada dalam kategori TKBK 1 (Kurang kreatif), di mana mereka dapat memberikan lebih dari satu jawaban benar tetapi hanya menggunakan satu cara penyelesaian yang sering digunakan siswa lain dan sudah diajarkan oleh guru. Sementara itu, 17% siswa berada dalam kategori TKBK 2 (Cukup kreatif), menunjukkan adanya indikator keluwesan (fleksibility), namun belum mampu menunjukkan indikator kelancaran (fluency). Siswa yang mampu memberikan lebih dari satu jawaban benar dan menggunakan lebih dari satu cara penyelesaian termasuk dalam kategori TKBK 3 (Kreatif), dengan hanya 6% siswa yang mencapai kategori ini. Tidak ada siswa yang mencapai kategori TKBK 4 (Sangat kreatif) dalam menyelesaikan soal SPLDV. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Susanto, M.Pd DPA: Randi Pratama Murtikusuma, S.Pd., M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5081 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Berpikir Kreatif | |
| dc.title | Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Kelas 8 dalam Menyelesaikan Permasalahan SPLDV | |
| dc.type | Other |
