Upaya Perempuan dengan Perilaku Seks Bebas Transaksional untuk Mendapat Validasi Sosial melalui Flexing pada Media Sosial di Kabupaten Lumajang

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perempuan yang melakukan seks bebas transaksional sebagai upaya memperoleh validasi sosial melalui perilaku flexing di media sosial. Penelitian bertujuan menganalisis upaya perempuan dalam memperoleh validasi sosial, faktor pendorong perilaku tersebut, serta bentuk validasi sosial yang diterima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus terhadap empat perempuan di Kabupaten Lumajang. Informan dipilih dengan teknik snowball sampling, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku seks bebas transaksional dipengaruhi oleh kondisi broken home, keterbatasan ekonomi, minimnya dukungan emosional, dan pengaruh lingkungan pergaulan. Upaya memperoleh validasi sosial dilakukan melalui flexing dengan menampilkan gaya hidup mewah, menunjukkan perubahan kondisi hidup, membangun citra diri sebagai perempuan sukses, serta mencari pengakuan dari lingkungan pertemanan dan media sosial. Barang dan fasilitas yang diperoleh dari hubungan transaksional dijadikan simbol status dalam unggahan media sosial untuk memperoleh perhatian, likes, komentar positif, peningkatan pengikut, dan pengakuan sosial. Meskipun memberikan kepuasan psikologis dan keuntungan material, perilaku tersebut juga menimbulkan ketergantungan ekonomi, tekanan psikologis, stigma sosial, dan hambatan keberfungsian sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa flexing menjadi strategi memperoleh validasi sosial yang berakar pada kerentanan psikososial, sehingga diperlukan intervensi pekerjaan sosial melalui penguatan psikososial, pemberdayaan ekonomi, pengembangan konsep diri, dan peningkatan literasi digital.

Description

Finalisasi Maya_08 September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By