Pengaruh Fraksi Volume dan Perlakuan Karburisasi Serat Ampas Tebu PRG terhadap Komposit Epoxy dengan Uji Tarik, Uji Impak dan Uji Mikro

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Penggunaan bahan bermaterial logam memiliki peranan utama yang sangat besar dalam perkembangan teknologi saat ini, terutama di dunia industri maupun otomotif. Akan tetapi material logam merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui sehingga bila digunakan terus menerus suatu hari nanti akan habis. Komposit adalah salah satu bahan alternatif yang tengah dikembangkan dan banyak digunakan dalam industri. Komposit serat alam dipilih karena disamping murah juga memilik sifat dan memiliki potensi yang cukup baik namun masih sedikit dalam pemanfaatannya adalah serat serat ampas tebu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi fraksi volume dengan perlakuan karburisasi pada pengujian tarik, uji impak dan uji mikro. Penelitian yang dilakukan terbagi menjadi 2 (dua) tahap, yaitu proses fabrikasi atau pembuatan dan pengujian tarik dan uji impak yang kemudian dilanjutkan pengamatan mikro. Proses pembuatan spesimen diawali dengan menyiapkan serat ampas tebu prg. Selanjutnya serat ampas tebu prg dilakukan proses Pengeringan dibawah sinar matahari selama 3 hari. Serat ampas tebu yang sudah kering melalui proses pengarangan dengan furnace T= 600°C Selanjutnya serat dipotong dan di blender hingga menjadi serbuk. Setelah menjadi serbuk akan di ayak mesh 80. Sebelum proses pencetakan spesimen, dilakukan pencampuran resin Epoxy dengan katalisnya ditambah serbuk dengan perhitungan yang sudah ditentukan masuk proses Vacuum Bag. Perbandingan fraksi volume antara resin dengan serat adalah 2%, 4%, 6% dan prosentase matriks epoxy ASTM-D638 14. Proses pencetakan diawali dengan pelumasan mirror glaze penuangan sedikit resin ke dalam cetakan supaya bagian bawah komposit terlumuri resin dengan merata. Diamkan cetakan selama 24 jam dalam suhu ruang kemudian baru spesimen dapat digunakan. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik pada serat ampas tebu PRG SP3 variasi fraksi volume 6% sebesar 27,86 MPa. dengan variasi serat 6% pada tebu PRG SP3 perlakuan karburisasi. Nilai elongasi terbesar diperoleh variasi 6% dengan nilai 2,30%. Sedangkan nilai modulus elastisitas tertinggi adalah 12,09 GPa pada variasi 6% perlakuan karburisasi. Hasil pengujian impak memiliki harga tertinggi sebesar 194,75J/m2 pada variasi 6% perlakuan karburisasi tebu PRG SP3. Menurut pengamatan morfologinya serat ampas tebu PRG SU2 6% tanpa perlakuan, yang menunjukkan hasil masih mengandung adanya void dan hasil patahan adanya debonding mengalami fiber pull out dimana hasil patahnnya menghasilkan serat mencuat panjang keluar dari matriks. Sedangkan Tebu PRG SP3 6% perlakuan karburisasi menunjukkan pengalaman fiber break dan fiber pull out. Fiber break terjadi karena adanya hubungan yang kuat antara keduanya matriks dan penguatnya.

Description

Reupload file repository 11 februari 2026_agus/feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By