Efek Pestisida Chlorpyrifos terhadap Perubahan Histopatologi Kornea Mata Tikus Model Diabetes Melitus dengan Pemberian Metformin

dc.contributor.authorNisrina Azka Syifa
dc.date.accessioned2026-07-13T02:45:33Z
dc.date.issued2026
dc.descriptionFinalisasi 13 juli 2026 Rudi H
dc.description.abstractDiabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi global yang meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi pada berbagai jaringan, termasuk kerusakan mikrovaskular kornea yang dikenal sebagai keratopati diabetik. Metformin banyak digunakan sebagai agen antihiperglikemik dengan efek perlindungan tambahan pada jaringan. Namun, paparan pestisida dari lingkungan dapat mengurangi efektivitas terapeutik metformin melalui penghambatan transporter obat dan modulasi jalur AMPK. Pestisida chlorpyrifos (CPF) adalah pestisida golongan organofosfat yang umum digunakan dan diketahui dapat menyebabkan toksisitas melalui stres oksidatif, peradangan, serta gangguan metabolisme glukosa. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki interaksi farmakodinamik antara metformin dan CPF berdasarkan perubahan histopatologis pada kornea tikus yang diinduksi diabetes dan diberi metformin. . Penelitian true experimental ini menggunakan 24 ekor tikus galur Wistar jantan yang dibagi menjadi empat kelompok dengan stratified randomization: kontrol (K), tikus normal yang diobati dengan CPF dan metformin (P1), tikus diabetes yang diobati dengan metformin (P2), dan tikus diabetes yang diobati dengan CPF dan metformin (P3). Diabetes diinduksi dengan injeksi streptozotocin intraperitoneal (40 mg/kgBB). CPF (5 mg/kgBB) dan metformin (18 mg/200 gBB) diberikan secara oral selama 21 hari. Histopatologi kornea dievaluasi menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin dengan menilai defek epitel, edema stroma, dan penurunan densitas kolagen dengan skor keparahan 0–3. Paparan CPF ditemukan telah berpengaruh pada perubahan histopatologi kornea pada kelompok DM yang menerima metformin, meskipun tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Perubahan signifikan justru ditemukan pada kelompok tikus DM yang hanya diberi metformin (P2) (p < 0,05). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa paparan CPF menyebabkan perubahan pada histopatologi kornea pada kelompok DM yang menerima metformin, meskipun tidak signifikan secara statistik.
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama : Dr. dr. Cicih Komariah, Sp.M.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11072
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjectdiabetes melitus
dc.subjectmetformin
dc.subjectchlorpyrifos
dc.subjectkornea
dc.subjecthistopatologi
dc.titleEfek Pestisida Chlorpyrifos terhadap Perubahan Histopatologi Kornea Mata Tikus Model Diabetes Melitus dengan Pemberian Metformin
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
repository.pdf
Size:
2.37 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: