Konsep Diri Perempuan Sinden Waranggana: Antara Pewaris Budaya dan Motif Ekonomi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Sinden Waranggana merupakan kebudayaan asli Kabupaten Tuban yang biasa disebut dengan Sindir. Sinden Waranggana juga lekat dengan kesenian Langen Tayub. Tanpa Langen tayub, tidak akan ada musik yang mengiringi Sinden waranggana bernyanyi maupun menari. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, dengan mnggunakan teknik penentuan informan purposive sampling. Untuk mengkaji lebih detail serta menganalisis fenomena tersebut, teori yang digunakan adalah teori konsep diri George Hebbert Mead dengan ketiga konsep pada teori tersebut yaitu Mind (Pikiran), Self (Diri), and Society (masyarakat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisis lebih detail tentang konsep diri perempuan Sinden Waranggana sebagai pewaris budaya maupun sebagai motif ekonomi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Sinden Waranggana di Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban ini tidak semuanya termotivasi dari segi ekonomi, namun beberapa diantaranya memiliki motivasi karena sudah memiliki darah keturunan seni dari keluarganya serta beberapa diantaranya tidak memiliki darah keturunan dari keluarganya dan menjadikannya sebagai pekerjaan utama. Masyarakat di sana juga mayoritas sangat antusias dengan adanya Sinden Waranggana karena masih ada yang mau menjadi pewaris budaya daerah disana. Terlebih dengan anak muda sekarang ini yang sudah jarang mau mengenal kebudayaan daerahnya. Namun masih ada beberapa anak muda yang memiliki bakat dan mau menyalurkan bakatnya menjadi sinden muda dan menjadi pewaris budaya selanjutnya.

Description

Repo 24 Juli 2026_ Rudy K Validasi dan Finalisasi Ratna 27-7-2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By